Opini Suluh: Menuju Keluarga Kuat Indonesia Hebat

Jumat, 13 Februari 2026 · 07:47 WIB

Keluarga menjadi fondasi penting utama dalam membangun peradaban bangsa. Kuat atau rapuhnya sebuah negara sangat ditentukan oleh ideal dan kualitas keluarga-keluarga yang membentuknya. Atas dasar itulah, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BP4 Tahun 2026 di Jakarta mengusung tema “Keluarga Kuat, Indonesia Hebat” sebagai ikhtiar strategis memperkuat ketahanan keluarga Indonesia secara sistematis, berkelanjutan dan berdampak nyata.

Namun, tema besar tersebut menuntut lebih dari sekadar slogan. Rakernas Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) tahun 2026 harus mampu melahirkan langkah implementatif terukur, dan menyentuh langsung masyarakat.



Opini Suluh: Menuju Keluarga Kuat Indonesia Hebat

Opini Suluh: Menuju Keluarga Kuat Indonesia Hebat

Pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga,  maka empowering,  penguatan keluarga sebagai gerakan nasional harus diupayakan.

Ketika keluarga Indonesia kuat secara spiritual, emosional, dan sosial, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang hebat, berdaya saing, dan berkeadaban. Dari keluarga yang kokoh, lahir masa depan Indonesia yang lebih baik. Menurut Menteri Agama dalam Rakernas BP4 tahun 2026 (11-13/2/2026) persoalan perceraian memiliki dampak luas terhadap kehidupan sosial dan masa depan bangsa. “Ini persoalan kayak iman juga, ini persoalan masa depan bangsa. Nggak mungkin ada negara yang kuat di atas masyarakat yang berantakan. Nggak mungkin ada masyarakat ideal di atas rumah tangga berantakan,” 

Menurut John Bowlby melalui attachment theory, menegaskan bahwa kelekatan emosional dalam keluarga menentukan kesehatan mental anak.

Ada beberapa ciri keluarga kuat secara psikologis diantaranya kehangatan emosional, orangtua punya kedekatan emosional, tidak fatherless karena kesibukannya. Komunikasi juga dilakukan terbuka, bagi anggota keluarga tumbuh rasa aman dan saling percaya. Anak dari keluarga kuat tumbuh menjadi generasi tangguh, percaya diri, dan produktif, ini menjadi fondasi untuk Indonesia Hebat.

Menurut John Bowlby dalam Attachment (1969) kelekatan aman (secure attachment) sangat penting bagi perkembangan mental anak.

Maka negara akan hebat bila pendidikan karakter di keluarga berjalan baik. Indonesia hebat lahir dari keluarga yang mendidik anak dengan nilai budi pekerti, nasionalis, berakhlak, kemandirian.

Adanya fenomena yang disampaikan Menag yang  memprihatinkan seperti penundaan perkawinan yang tidak lagi menjadi aib, dulu orang tua malu jika anak perempuan yang sudah berumur belum menikah, saat ini sengaja menunda dan kurang motivasi untuk menikah, fenomena meningkatnya angka perceraian menjadi tantangan BP4 untuk lebih masif.

 

Dr. H. Nur Ahmad Ghojali M.A 

Analis Kebijakan Ahli Madya Kanwil Kemenag DIY 

Sekretaris BP4 DIY


User Photo

Penulis: Bramma Aji Putra
Editor: Bramma Aji Putra
Sudah dibaca: 22

Ikuti Kami

Website Resmi Kemenag DIY

Sarana