Opini Suluh: STQH Transformasi Generasi Qurani

Kamis, 16 Oktober 2025 · 18:06 WIB
Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, MA

Penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) yang masih berlangsung di Kendari sampai 19 Oktober 2025 menjadi wahana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis. Melalui pembacaan (tilawah), hafalan (tahfizh), dan pemahaman (tafsir), peserta dan masyarakat diajak menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Diharapkan juga meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman serta pengamalan Al-Qur’an Hadis. STQH melatih kemampuan tajwid, fashahah, dan suara yang indah (lagu), sekaligus memperkuat pemahaman kandungan ayat. 

STQH menjadi ajang kompetisi membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an yang diselenggarakan yang tujuannya bukan semata lomba, melainkan sarana pembinaan generasi Qur’ani yang memahami isi dan nilai-nilai Al-Qur’an.

Mencetak generasi Qur’ani.

Yaitu generasi yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai dasar moral, sosial, dan spiritual dalam kehidupan berbangsa.

Transformasi utama yang diharapkan dari STQH pada pergeseran orientasi, dari kegiatan yang bersifat seremonial menjadi gerakan pembinaan berkelanjutan. Peserta STQH seharusnya tidak hanya berkompetisi untuk juara, tetapi juga menjadi kader dakwah, guru Al-Qur’an, dan teladan akhlak Qur’ani di masyarakat, agen perubahan berdampak bagi masyarakat.

Transformasi lain yang diharapkan  integrasi antara ilmu dan amal. Hafalan dan tilawah tidak boleh berhenti di lisan, tapi diwujudkan dalam tindakan nyata. Integritas, kerja keras, kepedulian sosial, dan semangat membangun bangsa.

STQH  menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai wasathiyyah (moderasi beragama). Para penghafal dan pembaca Al-Qur’an diharapkan menjadi duta perdamaian dan penyejuk umat di tengah perbedaan budaya, ras, suku. Semoga tidak menjadi rutinitas penyelenggaraan tapi mencetak generasi Qur’ani berkualitas dalam peradaban.

 

Dr. H. Nur Ahmad Ghojali M.A 

Analis Kebijakan Ahli Madya 

Kanwil Kemenag DIY


User Photo

Penulis: Bramma Aji Putra
Editor: Bramma Aji Putra
Sudah dibaca: 108

Ikuti Kami

Website Resmi Kemenag DIY

Sarana