Siap Luncurkan Aplikasi AKIDA, Bidang Urais Kemenag DIY Jalin Jejaring Lintas Sektoral


Siap Luncurkan Aplikasi AKIDA, Bidang Urais Kemenag DIY Jalin Jejaring Lintas Sektoral
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2020-11-12 20:29:43

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY)—Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY melalui Bidang Urusan Agama Islam melakukan komunikasi dengan pemangku kepentingan lokus konseling hirarki untuk menjalankan program Aksi Perubahan pada program Pusat Layanan Keluarga Sakinah (PUSAKA SAKINAH) Melalui Aplikasi Digital. Kegiatan digelar Senin (9/11/2020) dihadiri jajaran Kasi Bimas Islam Kankemenag, 5 Kepala KUA, 5 Kepala Desa dan 5 Ketua Takmir Masjid yang menjadi lokasi piloting se-DIY.

Dalam kesempatan ini, Kabid Urais H. Nadhif bepesan bahwa upaya membangun ketahanan keluarga harus menjadi perhatian penting seluruh komponen bangsa lebih-lebih Kementerian Agama yang salah satu tupoksinya melegalkan perkawinan dan selanjutnya membina untuk menjadikan keluarga sakinah. “Satu sisi patut bersyukur bahwa pentingnya ketahanan keluarga sebagai basis perbaikan segenap aspek kehidupan sudah menjadi komitmen bersama baik di pusat maupun di daerah, eksekutif, legislatif dan yudikatif juga unsur-unsur sosial kemasyarakatan,” tandas Nadhif.

Siap Luncurkan Aplikasi AKIDA, Bidang Urais Kemenag DIY Jalin Jejaring Lintas Sektoral

Siap Luncurkan Aplikasi AKIDA, Bidang Urais Kemenag DIY Jalin Jejaring Lintas Sektoral

Siap Luncurkan Aplikasi AKIDA, Bidang Urais Kemenag DIY Jalin Jejaring Lintas Sektoral

Khusus di Daerah Istimewa Yogyakarta, imbuhnya, telah terbit Perda Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pembangunan Ketahanan Keluarga, sebagai panduan komitmen bersama. “Di DIY dan juga di daerah lain di Indonesia tingkat perceraian masih sangat memprihatinkan, data di DIY menunjukan bahwa tingkat perceraian dibanding jumlah pernikahan ada pada angka 25 persen,” sambung Nadhif.

Upaya pencegahan dini, menurutnya, sudah dilakukan baik melalui bimbingan perkawinan (Bimwin) pra nikah juga konseling pasca nikah,  namun belum bisa maksimal karena banyak faktor menjadi kendala.

Nadhif lantas mengajak kepada para aktor lokus piloting program aksi perubahan yang sudah di SK-kan oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY untuk sungguh-sungguh mendukung, membantu dan sama-sama merasakan-menyadari bahwa persoalan pembangunan ketahanan keluarga adalah tanggung jawab kita bersama.

Dukungan jangka pendek diwujudkan dengan masing-masing lokus menyiapkan ruang konseling, seperangkat komputer, dan mengusulkan 3 orang calon konselor sesuai kualifikasi yang ditetapkan.

Program Aksi

Secara singkat Nadhif menjelaskan program aksi  ini bertumpu pada perubahan pola konseling yang selama ini belum dilakukan, yakni pertama, Konseling berbasis rekam jejak pasangan keluarga berbasis aplikasi; kedua, Data pasangan keluarga diinput secara komprehensif ketika nikah di KUA yang terkoneksi otomatis dengan konselor hirarki.

“Ketiga, begitu menikah maka otomatis keluarga tersebut menjadi klien konselor termasuk sudah diketahui titik-titik kekuatan dan kelemahan ikatan pasangan tersebut,” ujarnya. Keempat, Konselor Masjid karena kelekatannya dengan  keluarga, terus  aktif membangun komunikasi bimbingan, layanan keluarga sakinah termasuk memberi solusi sejak awal dari titik kelemahan dan mengarahkan peluang dari kelebihan pasangan. Kelima, apabila di tingkat masjid, konseling tidak berhasil karena keterbatasannya, maka dirujuk ke tingkat Desa. “Kalau tingkat Desa tidak berhasil maka dirujuk ke tingkat Kecamatan/KUA. Dari KUA kalau problemnya terkait dengan tupoksi dinas instansi lain, maka dirujuk ke dinas instansi sesuai tupoksi dari masalah keluarga tersebut,” ujarnya.

“Terakhir, keenam, konselor masing-masing tingkatan betul-betul utusan dari lembaga tersebut yang sejak rekrutmennya didasari komitmen yang tinggi, tanggungjawab, ikhlas mengabdi, siap dievaluasi dan semangat untuk peningkatan kemampuannya,” terangnya lagi.

Ditambahkan, rencananya aplikasi akan diliuncurkan sebelum pertengahan Desember 2020 dan diberi nama AKIDA. “Maka saat ini kami terus membangun jejaring, menjelaskan program dan menggandeng untuk kerjasama dengan dinas instansi tingkat DIY,” ungkap Nadhif.

Seperti pada Selasa-Rabu (10-11/11/2020), pihaknya audiensi ke Dinas DP3 P2A, BNNP DIY dan Disnakertran DIY. Dan akan dilanjutkan ke Disdikpora, Dinas Kesehatan, BKKBN dan lain-lain. Saat audiensi pimpinan dinas instansi menyampaikan apresiasi atas inovasi yang akan digelar oleh Kemenag dan siap bekerjasama, bersinergi sesuai tupoksi dalam rangka program besar Pembangunan Ketahanan Keluarga di DIY. (yos/bap)

Kontributor : Bramma Aji Putra
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 266

Bagikan