Toleransi Tidak Bisa Hanya Diajarkan, Toleransi Harus Dialami dan Dirasakan


Toleransi Tidak Bisa Hanya Diajarkan, Toleransi Harus Dialami dan Dirasakan
Kategori : KABUPATEN/KOTA
Tanggal : 2019-08-06 15:41:56

Gunungkidul (Kankemenag) – Ahnaf Fauzy Zulkarnain, siswa MTsN 4 Gunungkidul ini merupakan salah satu peserta program pertukaran pelajar SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) yang diadakan oleh Yayasan SABI pada 28 Juni-21 Juli 2019 lalu di Jakarta.

Ahnaf menjelaskan, SabangMerauke adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan semangat toleransi. Mantan ketua OSIS periode 2017-2018 ini bercerita, selama tiga minggu, peserta tinggal dengan keluarga yang berbeda dan berinteraksi dengan teman-teman dari beragam latar belakang, sebagai momen untuk merayakan keberagaman dan bangga menjadi bagian dari Indonesia.

“Setelah kembali ke daerah, kami menjadi duta perdamaian di daerah masing-masing. Toleransi tidak bisa hanya diajarkan, toleransi harus dialami dan dirasakan,” kata Ahnaf saat audiensi dengan Kepala Kankemenag Gunungkidul Aidi Johansyah dan Kasubbag TU Arief Gunadi di ruang rapat kantor setempat, Selasa (6/8).

Didampingi Kepala MTsN 4 Gunungkidul Muhammad Iriyadi beserta Dedy Mustadjab dan Siti I’anatush Sholihah, Ahnaf mengisahkan kalau saat itu merupakan pengalaman pertama dirinya ke luar kota, naik kereta sendiri, dan bertemu dengan teman-teman dari Sabang sampai Merauke. “Melalui kegiatan ini, saya juga berkesempatan bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati,” ungkapnya.

Pelajar yang jago melukis ini mengatakan bahwa dirinya masih mendapatkan beasiswa dari HoshiZora Foundation. Melalui HoshiZora Foundation inilah Ahnaf mendapatkan info program pertukaran pelajar SabangMerauke.

Prestasi lainnya dari putra pertama pasangan Pujiyanto dan Wahyuningsih Indarti ini adalah menjadi peneliti cilik terunggul dalam  ajang Kalbe Junior Scientist Award dengan karyanya berupa alat perontok jagung. Karyanya ini mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo saat Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 lalu.

Kepala Kankemenag Gunungkidul Aidi Johansyah mengapresiasi karya dan pengalaman yang telah diperoleh Ahnaf. “Selamat atas pengalaman yang diperoleh dan semoga bermanfaat. Ilmunya harap dapat dibagikan ke teman-temannya,” pesan Aidi. (and)

Kontributor : KEMENAGGK
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 394

Bagikan