Sosialisasi Pendampingan Audit Syariah, Kabid Penais Ajak Masyarakat Sadar Zakat


Sosialisasi Pendampingan Audit Syariah, Kabid Penais Ajak Masyarakat Sadar Zakat
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2019-04-02 14:50:20

Yogyakarta (Inmas DIY) -  Regulasi  yang terkait dengan zakat sudah disiapkan oleh pemerintah untuk disampaikan kepada masyarakat. Termasuk di dalamnya UU 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, PP Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2011, PMA Nomor 5 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administrasi dalam Pengelolaan Zakat serta beberapa regulasi yang lain.


Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penais Zawa Muklas saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Pendampingan Audit Syariah, Selasa (2/4) di Ruang rapat III Kanwil Kementerian Agama DIY. Menurutnya, “Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama bertindak sebagai pembina, yang bertugas menyampaikan berbagai regulasi.” 

Sosialisasi Pendampingan Audit Syariah, Kabid Penais Ajak Masyarakat Sadar Zakat


“Pembinaan dalam hal ini, tentu saja tidak hanya terkait dengan pembinaan Baznas namun juga LAZ. Termasuk di dalamnya menjadi fasilitator, mempersiapkan segala hal untuk menunjang operasional zakat di tingkat daerah, termasuk bantuan Baznas, “paparnya.  


Lebih jauh, Muklas menyampaikan upaya pemerintah untuk mencoba menggerakkan Baznas dengan berbagai cara. Tidak hanya di tingkat pusat tetapi juga di daerah perlu didorong untuk turut memfasilitasi lembaga zakat, Baznas dalam rangka memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya berzakat. “Tidak berhenti sampai di situ, pemerintah dalam hal ini pun turut memotivasi dalam bentuk sosialisasi, pembinaan, bimbingan, edukasi baik secara langsung maupun tidak langsung”, tuturnya. 


Di hadapan peserta, Muklas menjelaskan bahwa kegiatan ini sesungguhnya sebagai wujud manifestasi dari rasa tanggung jawab pemerintah meskipun kegiatan ini di luar anggaran yang tersedia. “Tugas kami melakukan pendampingan, sebelum dilakukan audit syariah,” imbuhnya. Tujuannya agar pengelolaan zakat berjalan dengan baik dan dapat terpantau. 
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Seksi Zakat Misbarudin mengapresiasi penghargaan yang diberikan Kementerian Agama RI atas pencapaian Predikat Terbaik Pengawasan Lembaga untuk Daerah Istimewa Yogyakarta bagi seluruh Kanwil se Indonesia. 


“Hal yang perlu disyukuri dari pencapaian ini adalah aspek Sumber Daya Manusia di Yogyakarta yang terbilang mumpuni,” ungkapnya. Selain itu era kepemimpinan Bambang Sudibyo selaku ketua Baznas terbilang luar biasa karena berhasil mengeluarkan 13 regulasi dibandingkan sebelumnya yang hanya mengeluarkan 2 regulasi.
“Semua per-Baznas harus dikuasai karena di PP maupun Undang-Undang menyebutkan hal-hal yang tidak diatur oleh pemerintah maka merupakan kewenangan Baznas yang mengatur. Hal ini bertujuan supaya tata kelola ke depan lebih baik,” pungkasnya.


Kegiatan ini diikuti sekitar 20 peserta dari unsur Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten/Kota, Ketua BAZNAS DIY, Pelaksana BAZNAS DIY, Ketua BAZNAS Kabupaten/Kota dan Pelaksana BAZNAS Kabupaten/Kota. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 266

Bagikan