Verifikasi LSS MTs Negeri 8 Gk


Verifikasi LSS MTs Negeri 8 Gk Foto bersama tim penilai Lomba Sekolah Sehat dan penyerahan hasil verifikasi.
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-07-30 11:46:40

Gunungkidul-MTs N 8 Gk. Demi mempertahankan  predikat madrasah adiwiyata, pada permulaan tahun pelajaran 2019/2020 MTs Negeri 8 Gunungkidul kembali mengikuti even Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kabupaten Gunungkidul yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Kegiatan verifikasi LSS ini dilaksanakan pada Jumat (26/7) oleh Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat  yang diketuai oleh Khahyanto Utomo, S.IP., M.M., Kepala Seksi Pemuda Bidang Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul.  Dalam ajang lomba tersebut, MTs N 8 Gk harus berkompetisi dengan empat kompetitor, yakni  SMP N 1 Semanu, SMP N 1 Wonosari, SMP N 1 Nglipar, dan SMP N 1 Ngawen. Praktis, MTs N 8 Gk menjadi satu-satunya peserta dari lingkungan Kementerian Agama yang mengikuti even tersebut.

Proses penilaian berlangsung cukup lama mengingat jumlah indikator yang diverifikasi sejumlah ratusan item. Sebelum terjun langsung di lapangan kita beserta tim mendapat pengarahan terlebih dahulu dalam acara ceremonial. Dalam acara ini ketua panitia, Ida Sariningtyas, S. Pd., M. Pd. mempaparkan tentang gambaran umum kondisi madrasah yang meliputi 11 pokja. Kesebelas pokja itulah  yang menjadi sasaran penilaian, mulai  dari pokja ruang kepala madrasah, ruang guru, ruang Kelas, ruang ibadah, ruang ukas, ruang BK, kamar mandi dan WC, kantin, perpustakaan, penampungan sampah dan sanitasi, sertat triase UKS. Masing-masing pokja terdiri dari banyak item yang pastinya  harus dipersiapkan. Hampir semuanya meliputi kondisi fisik, walaupun juga melalui proses wawancara langsung.

Persiapan untuk menghadapi kegiatan tersebut dilakukan sejak awal masuk di tahun pelajaran ini sehingga membuat semua warga madrasah tanpa kecuali harus siaga. Sebuah agenda yang pantas mendapat apresiasi bahwa MTs N 8 Gunungkidul berkesempatan mengikuti even langka seperti ini. Hal ini tidak terlepas dari visi madrasah yakni Menjadi madrasah PRIMA (Prestasi, Religius, Indah, dan Mandiri). “Pada dasarnya Lomba Sekolah Sehat ini hanya sekedar sarana. Tujuan utamanya adalah untuk membentuk pribadi-pribadi yang sehat yang dimulai dari perilaku hidup sehat.” tutur Khahyanto, dalam sambutannya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Ka. Subag. Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Arif Gunadi, S. Ag., M. Pd. Bahkan beliau mengatakan bahwa tujuan mengikuti lomba ini bukanlah sekedar memperebutkan juara, namun lebih dari itu. Bagaimana kita bisa menumbuhkan dan mengembangkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada siswa sejak dini.

Kebiasaan hidup besih dan sehat sudah ditanamkan pada diri siswa sejak mereka pertama kali masuk menjadi siswa di madrasah ini. Pola belajar, pola ibadah, dan pola makan pun masing-masing ada standar operasionalnya. Ini terlihat dari pembiasaan yang ditanamkan pada siswa, misalnya tidak menghasilkan sampah. Ini dilakukan dengan cara membawa peralatan makan sendiri apabila ‘jajan’ di kantin. Meminimalisasi penggunaan bungkus plastik pada aneka jajanan, dan pemilahan sampah juga tidak luput dari pantauan tim penilai. Itu sedikit contoh pembiasaan yang ditanamkan pada siswa MTs N 8 Gunungkidul sampai saat ini. (mmn)

Kontributor : MTSN8GK
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 719

Bagikan