Albendozale Untuk Ketahanan Siswa MIN 2 Kulon Progo


Albendozale Untuk Ketahanan Siswa MIN 2 Kulon Progo Siswa sedang minum obat dan difoto, dikirim kewali kelas
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-09-21 08:55:41

Kulon Progo (MIN2KP) – MIN 2 Kulon Progo membagikan secara cuma-cuma obat cacing (Albendozale) untuk 171 siswa MIN 2 Kulon Progo, yang merupakan program dari Puskesmas Wates untuk jangka waktu 6 bulan sekali, supaya siswa tidak terkena cacingan. Kepala MIN 2 Kulon Progo, Etik Fadhilah Ihsanti, S.Pd.I, M.Pd.I. menyampaikan hal tersebut sela-sela aktifitasnya di ruang Kepala Madrasah, Sabtu (19/9/2020) pagi.

“Obat cacing ini program Puskesmas Wates untuk mencegah anak dari cacingan,” ungkapnya.

Albendozale Untuk Ketahanan Siswa MIN 2 Kulon Progo

Albendozale Untuk Ketahanan Siswa MIN 2 Kulon Progo

Albendozale Untuk Ketahanan Siswa MIN 2 Kulon Progo

Suprapto, S.Pd.Jas. mengatakan bahwa pembagian obat cacing tersebut diambil oleh orangtua ke madrasah. Untuk selanjutnya siswa meminumnya di rumah. “Alhamdulillah semua wali murid sudah mengambil obat cacing yang disediakan MIN 2 Kulon Progo. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang diminum di sekolah, sekarang minumnya di rumah karena Pembelajaran Jarak Jauh, maka sebagai bukti minumnya di foto dikirimkan ke masing-masing guru kelas,” tuturnya.

“Cacingan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di daerah kita, karena pengaruh iklim tropis dan kelembaban udara yang tinggi. Tempat yang tidak sehat dan sanitasi yang rendah menjadi lingkungan yang baik untuk berkembang biak cacing dengan pesat. Sedangkan cacingan merupakan kondisi di mana di dalam tubuh menusia terdapat cacing dari berbagai jenis. Karena faktor cuaca yang tidak baik, maka cacing mudah sekali masuk ke dalam tubuh,” imbuhnya.

Suprapto juga menambahkan bahwa selain faktor dari lingkungan, juga ada faktor penyebab tubuh mengalami cacingan, misalkan tidak menjaga kebersihan diri dengan baik, makan di lokasi yang kotor, jarang menggunakan alas kaki, serta tidak menggunakan sabun untuk bersuci. “Cacing bisa masuk ke dalam tubuh melalui telur ataupun sudah berwujud cacing tanpa sengaja melalui pori-pori kulit, kuku kaki dan tangan, mulut, ataupun telinga,” terangnya.

“Infeksi cacing pengaruhnya bisa mengganggu aktifitas yang dilakukan, terutama pada anak-anak yang masih rentan dengan penyakit yang di sebabkan cacing, juga karena anak-anak masih dalam taraf pertumbuhan. Cacingan bisa menyebabkan pembajakan nutrisi. Artinya bahwa nutrisi diserap oleh cacing sehingga tubuh akan menjadi kurus, anemia, daya tahan menurun dan kehilangan berat badan,“ lanjut Suprapto.

“Oleh karena itu, perlu diupayakan adanya dukungan dari keluarga, madrasah dan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan jauh dari penyakit. Obat cacing diminum setelah makan dengan cara dikunyahlangsung. Obat cacing ini bermanfaat untuk mencegah agar tubuh tidak cacingan, meskipun hanya memiliki satu manfaat saja, namun dampak dari obat cacing sangat besar, terlebih kondisi saat ini yang baru mengalami pandemi Covid-19, tubuh harus benar-benar di jaga imun tubuhnya supaya tetap sehat dengan salah satunya menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan,” pungkasnya. (dan/abi).

Kontributor : MIN2KP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 146

Bagikan