Siswa-Siswi MIN 2 Kulon Progo Ungkapkan Perasaan Lewat Puisi


Siswa-Siswi MIN 2 Kulon Progo Ungkapkan Perasaan Lewat Puisi Kejuaraan kelas V bersama wali kelas dan kepala madrasah
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-09-19 06:14:00

Kulon Progo (MIN2KP) – Siswa siswi MIN 2 Kulon Progo ungkapkan perasaan lewat puisi. Puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima, penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna. Ungkapan perasaan lewat puisi dilakukan dalam rangka memeriahkan Hari Aksara Internasional. Menulis dan menciptakan sebuah puisi merupakan cabang lomba di MIN 2 Kulon Progo pada kelas  V, sedangkan membaca puisi ditujukan kelas VI. Pengumuman dan penyerahan hadiah cabang ini dilaksanakan dengan mengundang peserta lomba yang mendapatkan kejuaran 1 sampai 3, Kamis (17/9/2020) di Ruang Kelas II MIN 2 Kulon Progo.

Cabang lomba membuat puisi diikuti oleh 20 siswa. Seluruh kelas V mengikuti dengan antusiasme yang tinggi. Sudarman wali kelas V mengapresiasi yang luar biasa atas karya siswa siswi kelas V ini. “dengan mengungkapkan perasaan melalui goresan sebuah puisi anak akan terbiasa dalam budaya menulis” ujarnya. 
Berbeda dengan kelas V, kelas VI adakan perlombaan dengan mengungkapkan dan mencurahkan perasaan rasa melalui membaca puisi. Wali kelas VI Fitri Asmawati mengapresasi seluruh siswa siswi kelas VI. “Dengan membaca puisi karya seseorang atau pun karya orang lain maka terbiasa dalam menghayati setiap kata dan baitnya. Saya benar-benar bangga dan tidak menyangka dengan penghayatan siswa siswi yang begitu dalam”ujarnya.

Siswa-Siswi MIN 2 Kulon Progo Ungkapkan Perasaan Lewat Puisi

Siswa-Siswi MIN 2 Kulon Progo Ungkapkan Perasaan Lewat Puisi

Kejuaraan kelas V diraih oleh Queensa Claudia Putri sebagai juara 1, juara 2 Nur Chasanah, dan juara 3 Hishon Fatihuddin Hartono. Sedangkan perlombaan dalam membaca puisi sebagai curahan perasaan juara 1 Billkand Safuan Gradelif, juara 2 Nafiatu Zahro dan juara 3 Krisna Danar Prayogo.

Etik Fadhilah Ihsanti, Kepala MIN 2 Kulon Progo mengatakan bahwa kegiatan ini untuk menanamkan dan mengajak anak untuk senang dalam semua aspek literasi. “Kegiatan membuat sebuah karya sebagai salah satu cara untuk menanamkan budaya literasi meskipun dengan kondisi seperti ini tidak menyurutkan semangat guru untuk memberikan inovasi di tengah pandemi. Dengan cara memberikan bahan yang dikerjakan di rumah, karena memang madrasah tidak boleh ada pertemuan tatap muka dan mengumpulkan banyak siswa, sehingga peran orangtua sangat penting,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan bisa memotivasi siswa untuk tetap semangat belajar di sela Pembelajaran Jarak Jauh. Meskipun pendampingan guru yang merupakan figur bagi siswa sangat kurang karena keterbatasan di masa pandemi ini, tetapi kami berharap siswa-siswi menjadi anak yang berkarakter, berbudi luhur, berakhlakul karimah, serta menjadikan Madrasah sebagai tempat untuk berjuang menuntut ilmu pengetahuan demi kemajuan bangsa dan agama. (efi)

Kontributor : MIN2KP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 366

Bagikan