MIN 2 Kulon Progo Juara 1 Lomba Baca Puisi Kompetisi Literasi Nasional


MIN 2 Kulon Progo Juara 1 Lomba Baca Puisi Kompetisi Literasi Nasional Penerimaan hadiah dari madrasah didampingi kepala madrasah dan guru pembimbing
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-09-18 06:56:57

Kulon Progo (MIN2KP) – Billkand Safuan Gradelif, siswa kelas 6 MIN 2 Kulon Progo meraih juara 1 dalam Lomba Membaca Puisi yang diselenggarakan oleh Departemen Jaringan Sekolah Indonesia (JSI) – Dompet Dhuafa Pendidikan. Acara yang bertajuk Aksi Literasi Nusantara (AKSARA) digelar dalam rangka menyambut Hari Aksara Internasional yang jatuh pada tanggal 8 September 2020.

Salah satu rangkaian AKSARA adalah Kompetisi Literasi Nasional. Kompetisi ini diperuntukkan bagi seluruh penerima manfaat dan relawan program JSI. Ada beberapa kategori dalam Kompetisi Literasi Nasional ini antara lain; Kategori Pelajar-Lomba membaca Puisi, Kategori Guru/Pengelola TBM-Lomba Mendongeng, Kategori Kepala Sekolah/Madrasah-Lomba Menulis, Kategori Relawan Literasi-Lomba Menulis.

MIN 2 Kulon Progo Juara 1 Lomba Baca Puisi Kompetisi Literasi Nasional

MIN 2 Kulon Progo Juara 1 Lomba Baca Puisi Kompetisi Literasi Nasional

MIN 2 Kulon Progo Juara 1 Lomba Baca Puisi Kompetisi Literasi Nasional

Timeline Kompetisi  meliputi tiga tahap yaitu tahap pengumpulan karya yang dilaksanakan mulai Selasa sampai Selasa (1-8/9/2020), tahap penilaian yakni Rabu sampai Ahad (9-13/9/2020) dan tahap pengumuman yaitu Senin (14/09/2020).

Peserta lomba adalah siswa, guru, kepala sekolah/madrasah dan relawan literasi dampingan JSI-Dompet Dhuafa Pendidikan (Program SLI, SJLI, Perpustakaan Gemari Baca, KOMED, TBM, Duta Gemari Baca, Si Moba, Asosiasi Konsultan).

Beberapa ketentuan untuk lomba membaca puisi antara lain; setiap sekolah/madrasah/TBM mendaftarkan maksimal 3 peserta, puisi yang dibacakan siswa bertema bebas dan tidak mengandung unsur SARA, puisi boleh karya sendiri atau orang lain. Teknis perlombaan puisi ini dengan mengirimkan video pembacaan puisi yang berdurasi maksimal 5 menit. Selanjutnya video dikirim kepada panitia melalui email dan juga diunggah ke media sosial sekolah/madrasah/TBM dengan menandai akun Fb maupun Ig Dompet Dhuafa Pendidikan, sekolahliterasi_id, gemaribaca dan menandai 3 teman.

Mendasar ketentuan tentang jumlah peserta maksimal hanya 3 anak, MIN 2 mendaftaran peserta secara maksimal yang terdiri dari Billkand Safuan Gradelif, Nafiatu Zahro, dan Krisna Danar Prayogo. Ketiganya adalah siswa kelas 6. “Kami sengaja memaksimalkan jumlah peserta dengan maksud memberi kesempatan dan peluang maksimal bagi anak-anak,” ungkap Fitri Asmawati, guru kelas 6 yang sekaligus sebagai guru pembimbing.

“Meskipun hanya 1 peserta yang dapat lolos menjadi juara, kami sangat bersyukur,” imbuhnya.

Adapun hasil pengumuman kejuaraan lomba baca puisi adalah sebagai berikut; Juara 1: Billkand Safuan Gradelif (MIN 2 Kulon Progo), juara 2: Suci Maharani (SD Waringin Bogor), juara 3: Tsaqif Nafisa Althafiana (SDN Giripeni, Kulon Progo), Harapan 1: Shaqila Gariza. R (SD IT Alam Nurul Islam, DIY), Harapan 2: Alantina Navida N (SDN Karangwuni, Kulon Progo)

Agus Sugiarto, orangtua Billkand ketika dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp tentang kejuaraan yang diperoleh puteranya merasa senang dan mengucapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah terima kasih kepada para guru dan semua pihak atas segala bantuan dan motivasinya, semoga Allah membalas dan akan menjadi amal baik buat semuanya,” ungkap Agus.

Kepala Madrasah, Etik Fadhilah Ihsanti, S.Pd.I., M.Pd. mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari orangtua, guru dan berbagai pihak sehingga MIN 2 dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan kompetisi ini. “Untuk Billkand, saya ucapkan selamat dan terima kasih atas prestasi yang diperoleh. Untuk peserta yang lain jangan berputus asa dan berkecil hati karena berpartisipasi bukan semata-mata untuk menjadi juara tetapi lebih pada pengembangan bakat dan mental pemberani,” tandasnya.

Etik juga berharap, keikutsertaan siswa dalam lomba dapat menjadi momen yang tepat untuk menggali bakat dan minat siswa. “Selain itu, dengan mengikuti lomba mampu membangkitkan percaya diri terhadap kemampuan dan keahlian yang dimiliki siswa,” pungkas Etik. (fas/abi).

 

Kontributor : MIN2KP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 739

Bagikan