Tingkatkan Nilai UNBK, Kepala MTsN 9 Bantul Ajak Guru Mapel UN Satukan Langkah


Tingkatkan Nilai UNBK,  Kepala MTsN 9 Bantul Ajak Guru Mapel UN Satukan Langkah
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-07-25 10:20:35

Bantul (MTsN 9)—Perolehan nilai UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) menjadi salah satu indikator mutu suatu sekolah/ madrasah. Untuk mencapai nilai tinggi dalam UNBK bukan perkara mudah. Adanya kesatuan langkah dari setiap guru pengampu mata pelajaran ujian nasional serta berbagai program pendukung suksesnya UNBK menjadi suatu keniscayaan.

Berkenaan dengan hal tersebut, Kepala MTsN 9 Bantul menggagas acara pertemuan dengan  seluruh guru pengampu mapel (mata pelajaran) UN (ujian nasional). Acara digelar Kamis (25/7) di ruang pertemuan sayap timur.

“Capaian nilai UNBK tinggi menjadi dambaan setiap madrasah, termasuk madrasah kita. Sehingga saya perlu membahas  langkah yang akan kita ambil agar hal tersebut dapat terwujud. Inilah salah satu alasan kami mengundang Bapak/ Ibu,” ungkap Miftakhul Bakhri, Kepala MTsN 9 Bantul mengawali pertemuan.

Miftakh mengajak guru-guru mapel UN yang hadir pada kesempatan tersebut untuk melakukan curah gagasan terkait upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan perolehan nilai UNBK.

Joko Supriyantoro, guru baru mutasi dari MTsN 7 Bantul menyampaikan hal-hal yang telah dilakukannya saat masih bertugas di sana. “Siswa diberi soal-soal UNBK tiga tahun terakhir. Soal-soal tersebut dikerjakan di rumah dengan bantuan orang tua. Selanjutnya di madrasah, guru membahas soal-soal yang dianggap sulit oleh siswa,” tutur Joko.

Ditambahkan pula oleh Yuni Iswari Dewi, guru baru mutasi dari madrasah yang sama, bahwa setiap bulan siswa mendapatkan tes evaluasi tentang soal-soal yang pernah didapatkannya. Soal yang diberikan hanya 10 soal dari 40 soal yang biasa dikerjakan. Hal ini bertujuan memetakan hasil belajar siswa, semakin meningkat atau sebaliknya.

Berbagai program memang perlu diupayakan agar tujuan tercapai. Selain program les/ tambahan pelajaran perlu juga diadakan AMT (Achievment Motivation Training) lebih dari sekali. Hal ini penting untuk menjaga motivasi belajar siswa agar tetap stabil. Kegiatan AMT ini diusulkan oleh Muh. Rosyid, Guru IPA senior di MTsN 9 Bantul.

Tidak mau ketinggalan, Amin Iskandar guru CPNS mapel Bahasa Inggris mengusulkan adanya bedah SKL sebelum UN digelar. (nsh).

Kontributor : MTSN9BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 164

Bagikan