Kepala MTsN 8 Sleman Ikut Tim Penyusun Modul Tahfidz Tematik MTs


Kepala MTsN 8 Sleman Ikut Tim Penyusun Modul Tahfidz Tematik MTs
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-08-19 15:49:02

Sleman (MTsN 8 Sleman) –  Modul Tematik merupakan salah satu jenis bahan ajar cetak yang memuat seperangkat kegiatan pembelajaran yang menyuguhkan materi secara holistik dan terintegrasi antara mata pelajaran satu dengan mata pelajaran lain melalui penggunaan tema yang kontekstual. Modul Tematik sebagai bahan ajar untuk siswa disusun dan dikemas secara sistematis dan terencana untuk membantu siswa agar dapat belajar secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan yang minimal.

Bersama Pusat Pengembangan Madrasah (PPM) Kantor Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta dan Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Kepala MTsN 8 Sleman, Jazim Kholis, S.Ag. ikut serta dalam tim penyusun naskah tematik tersebut.

Saat dikonfirmasi, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/08/2020) Jazim Kholis, S.Ag mengatakan modul tersebut sebagai salah satu upaya dari Kemenag DIY untuk meningkatkan pendidikan di mardasah. “Buku tematik tersebut dapat menjadi referensi atau bahan rujukan bagi siswa, akan sangat bermanfaat, tidak hanya sebagai pendukung program Tahfidz Nasional, akan tetapi dapat sebagai semacam “ensiklopedi” atau “buku pintar” Pendidikan Agama Islam Madrasah di semua jenjang,” ujar Jazim.

“Dan untuk modul juga telah kami unggah dalam website MTsN 8 Sleman dengan alamat mtsn8sleman.sch.id pada menu Buku Digital Madrasah, agar dapat terdistribusi dengan baik kepada seluruh siswa – siswi madrasah,” tambahnya.

Sebagaimana judulnya, buku ini dimaksudkan sebagai pedoman atau modul dalam rangka mempelajari, menghafal, dan menelaah surat al-Qur’an, ayat, hadits, do’a-do’a dan bacaan-bacaan lain yang terdapat dalam buku Pendidikan Agama Islam di Madrasah yang meliputi: Al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fiqh, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab. Surat, Ayat, Hadits, dan bacaan-bacaan tersebut disusun dan dikelompokkan dalam tema-tema tertentu dan disusun berdasarakan jenjang pendidikan di madrasah mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Serta telah disesuaikan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 Tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab Pada Madrasah.

Sebagaimana diketahui Program Tahfidz di lingkungan Kementerian Agama DIY telah menjadi salah satu program unggulan, sehingga diperlukan inovasi dan strategi agar program tersebut dapat berjalan dengan maksimal. Sehingga diharapkan kegiatan menghafal (tahfidz) menjadi lebih mudah, menyenangkan, dan mendongkrak prestasi madrasah. Sebab dengan distrukturkan dalam tema - tema tersebut secara otomatis siswa-siswi diajak dan diarahkan menghafal materi pelajaran yang ada, sehingga akan dengan mudah mengerjakan atau menjawab soal-soal yang diujikan dalam Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) nanti.(imm)

*Tetap Sehat dan Semangat*

*#LawanCovid-19*

Kontributor : MTSN8SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 367

Bagikan