Survei Akhir Pensertifikatan Tanah MIN 12 Gunungkidul dari BPN Wonosari


Survei Akhir Pensertifikatan Tanah MIN 12 Gunungkidul dari BPN Wonosari Reviu Survey Tanah di MIN 12 Gunungkidul
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-08-06 13:19:08

Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) - Bermula dari status tanah yang dipakai oleh MIN 12 Gunungkidul adalah Surat Hak Milik (SHM) atas nama Basuki yang beralamat di Dusun Kaliwuluh, Jurangjero, Ngawen, Gunungkidul. Karena adanya kendala status tanah tersebut yang berhubungan dengan kelancaran kegiatan pembelajaran di madrasah maka atas kerjasama para guru dan kepala madrasah diproseslah pewakafan yang dilanjutkan pensertifikatan tanah atas nama Kementerian Agama.

Survey akhir yang dilaksanakan hari ini Kamis (6/8/2020) yang berlangsung di Aula MIN 12 Gunungkidul. Dalam acara tersebut dihadiri oleh BPN Wonosari, Kepala Madrasah, Guru, Karyawan, Komite dan Perangkat Dusun Kaliwuluh. "Tanah semua adalah milik negara, tinggal siapa duluan yang memiliki atau memakai. Alhamdulillah yang berhak memakai tanah ini sekarang adalah MIN 12 Gunungkidul yang statusnya sekarang baru proses status hak pakai yang nantinya akan memperlancar madrasah," kata Bowo selaku BPN.

Survei Akhir Pensertifikatan Tanah MIN 12 Gunungkidul dari BPN Wonosari

Survei Akhir Pensertifikatan Tanah MIN 12 Gunungkidul dari BPN Wonosari

Survei Akhir Pensertifikatan Tanah MIN 12 Gunungkidul dari BPN Wonosari

"Proses ini dilakukan mengingat terkendala pada setiap pengajuan bantuan pemerintah demi keberlangsungan pendidikan di madrasah. Sehingga mau tidak mau kegiatan ini harus dilaksanakan agar ke depannya kegiatan madrasah lebih lancar dan proses bantuan untuk madrasah kedepannya bisa dilakukan," ungkap Abdul Salam sebagai pemohon dari Kementerian Agama yang pernah menjabat sebagai Kepala Madrasah di MIN 12 Gunungkidul.

Bukhori selaku bagian pensertifikatan BPN mengatakan bahwa pensertifikatan ini memang sangat mendesak karena prosesnya tidak lewat lembaga tetapi lewat inisiatif pemakai. Maka nantinya pemakai hak, yakni MIN 12 Gunungkidul harus merawat batas bidang tanah tersebut.

"Harapan kami sebagai kepala madrasah baru, semoga pensertifikatan bisa sesegera mungkin bisa terealisasi, yang mungkin segala administrasi dokumen sudah dilengkapi," ungkap Yoyok selaku Kepala MIN 12 Gunungkidul. (slm)

Kontributor : MIN12GK
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 360

Bagikan