Manjakan Lidah dan Mata, MTsN 4 Kulon Progo Tetap Kurban di Masa Pandemi


Manjakan Lidah dan Mata, MTsN 4 Kulon Progo Tetap Kurban  di Masa Pandemi Kreasi masakan siswa MTsN 4 Kulon Progo dalam festival masak daging kurban, Sabtu (1/8/2020)
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-08-04 13:26:36

Kulon Progo (MTsN4KP) - Hari Raya Idul Adha tahun ini tetap dilaksanakan meski dalam suasana perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19. Setelah mendapatkan rekomendasi dari Dinas  Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, madrasah memutuskan untuk tetap melaksanakan penyembelihan hewan kurban, yakni seekor sapi, Sabtu (1/8/2020) pagi. Penyembelihan hewan kurban bertempat di kompleks MTsN 4 Kulon Progo, oleh Kepala Madrasah, Drs. Sukarlan.

“Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Selain bernilai ibadah, kurban juga bernilai sosial dengan melibatkan warga masyarakat sekitar, baik membantu tenaga maupun pembagian daging kurban,” ungkap Drs.Sukarlan.

Manjakan Lidah dan Mata, MTsN 4 Kulon Progo Tetap Kurban  di Masa Pandemi

Manjakan Lidah dan Mata, MTsN 4 Kulon Progo Tetap Kurban  di Masa Pandemi

Manjakan Lidah dan Mata, MTsN 4 Kulon Progo Tetap Kurban  di Masa Pandemi

Manjakan Lidah dan Mata, MTsN 4 Kulon Progo Tetap Kurban  di Masa Pandemi

Manjakan Lidah dan Mata, MTsN 4 Kulon Progo Tetap Kurban  di Masa Pandemi

Tak hanya MTsN 4 Kulon Progo, SD di sekitar madrasah pun diajak untuk bersama melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Hal tersebut merupakan wujud harmonisnya hubungan silaturahmi antarlembaga di wilayah Jatimulyo.

Selain penyembelihan hewan kurban, dilaksanakan pula festival masak daging kurban yang diikuti siswa MTsN 4 Kulon Progo. “Dikarenakan situasi, pelaksanaan festival kuliner daging tahun ini tidak dilaksanakan di madrasah. Kami membuat alternatif, perwakilan siswa mengambil daging kurban lantas memasak di rumah salah satu teman dalam kelompoknya,” jelas Siwi Sismaryanta sebagai Ketua Panitia Peringatan Idul Adha. Kelompok pun dibatasi untuk maskimal delapan siswa, dengan syarat domisili berdekatan untuk meminimalisir risiko penularan virus.

Antusiasme siswa mengikuti festival memasak   daging kurban dari rumah ini terlihat ketika  sore hari, siswa berlomba  membuat unggahan hasil masakan mereka di media sosial. Merasakan kebersamaan dengan memasak membuat mereka tidak kehilangan momen memeringati Idul Adha tahun ini. Selain itu, kreativitas mereka dalam memasak dan menyajikan masakan pun dapat tersalurkan.

Tak hanya memanjakan lidah, kreasi masakan siswa mampu memanjakan mata dengan foto yang instagramable. Tak tanggung-tanggung ada pula kelompok yang menikmati hasil masakan di pinggir telaga dan di pinggir sawah. Bahkan kemudian banyak guru yang tertarik untuk mengunjungi tempat tersebut.

“Semoga ibadah kurban tahun ini diterima sebagai amal jariyah dan berpahala sebagai ibadah sosial,” pungkas Sukarlan. (siw/abi)

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

Kontributor : KEMENAGKP
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 171

Bagikan