Siapkan Strategi Mengajar Guru MAN 2 Yogyakarta Ikuti Webinar Nasional


Siapkan Strategi Mengajar Guru MAN 2 Yogyakarta Ikuti Webinar Nasional Seminar Nasional Bahasa Jepang dengan Narasumber Direktur GTK Madrasah Prof. Dr. Suyitno, M.Ag dan Kasubdit MA GTK Madrasah Kastolan, M.Si melalui Zoom Meeting
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-07-10 16:21:11

Yogyakarta (MAN2Yogyakarta)—Tahun Pelajaran 2020/2021 akan segera dimulai, sehingga perlu dipersiapkan strategi pembelajaran karena kegiatan belajar masih akan tetap dilaksanakan secara daring. Untuk memberikan gambaran sekaligus penyegaran kembali bagi para guru Bahasa Asing/ Jepang, maka MGMP Bahasa Jepang Madrasah Aliyah Jawa Timur mengadakan Webinar Nasional dengan tajuk “ Merancang Media Pembelajaran Daring Bahasa Asing/Jepang Pada Masa Covid-19” pada Jumat (10/07/2020) dengan media Zoom Meeting dan YouToube. Acara diawali dengan uraian singkat kondisi perkembangan pendidikan Bahasa Jepang di Indonesia yang berada di tingkat 2 setelah China. Paparan ini disampaikan oleh Konsul Muda Konjen Jepang Surabaya Yuko Sunohara.

Menghadirkan narasumber Direktur GTK Madrasah Prof. Dr.Suyitno,M.Ag, dan Kasubdit MA GTK Madrasah Kastolan, M.Si acara diikuti oleh guru-guru Bahasa Asing tidak hanya guru Bahasa Jepang. Namun ada juga guru Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Prancis dari berbagai wilayah di Indonesia total peserta kurang lebih 165 orang di room Zoom dan selebihnya menyimak live Youtube.

Siapkan Strategi Mengajar Guru MAN 2 Yogyakarta Ikuti Webinar Nasional

Siapkan Strategi Mengajar Guru MAN 2 Yogyakarta Ikuti Webinar Nasional

Dalam sambutannya Suyitno berpesan agar guru bisa menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. “Jangan hanya mengajar, lebih dari itu guru harus hadir sebagi konselor supaya siswa merasa dekat dan memiliki solusi ketika bertemu dengan permasalahan terutama seputar dunia pendidikan. Jangan membuat siswa merasa sepi, kecewa bahkan stress, apalagi dengan pembelajaran jarak jauh begini. Memiliki target untuk mencapai harapan yang baik. Mencetak generasi yang selalu mampu mengejawantahkan dan menjawab tantangan zaman adalah sebuah amanah yang harus difahami dan dilaksanakan,” paparnya.

Sementara itu praktisi pengajaran Bahasa Jepang Evi Lusiana, MA menyampaikan materi pengajaran Bahasa Jepang dengan topik utama Mengolah Latihan yang Bermakna. Pada ulasannya Evi berbagi informasi terkait langkah-langkah pembelajaran khususnya untuk siswa menengah dengan menggunakan contoh penggunaan buku Sakura. “Apapun buku acuan yang bapak ibu pergunakan tidak masalah, yang lebih utama adalah bagaimana tahapan yang akan dilakukan agar sebuah pembelajaran dapat mencapai tujuannya,” ujar Evi.

Tidak kalah menarik adalah pemaparan materi dari dosen Jepang-Mandarin UNESA Dr. Zainal Fanani, M.Pd. Tak hanya memberikan paparan, Zainal juga mengajak peserta webinar untuk menjawab kuis yang dapat dituliskan melalui zoom chat. Cara ini sangat efektif, karena mampu membuat kelas webinar kali ini sangat menarik, terlihat dari antusiasme peserta yang mengirimkan jawaban setiap kali Zainal memberikan pertanyaan.

Acara diakhiri pada pukul 11.30 WIB dengan penyampaian kebijakan terkait Peraturan Menteri Agama RI nomer 38 Tahun 2018 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru oleh Kasubdit MA GTK Madrasah Kastolan, M.Si. “ Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Luar biasa sekali MGMP Bahasa Jepang MA Jawa Timur yang telah berhasil menyelenggarakan webinar nasional kali ini. Semoga hal ini menginspirasi kita semua, terutama para guru Bahasa Asing/Jepang agar selalu berinovasi menyelenggarakan kegiatan untuk menunjang kemampuan dan profesi bapak ibu semua,” ujar Kastolan.

Diah Wijiastuti,S.S guru Bahasa Jepang MAN 2 Yogyakarta sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan webinar ini. Tidak hanya kesempatan bertemu teman-teman se-Indonesia lebih lanjut Diah menyampaikan “ Ilmu yang disampaikan oleh para narasumber sangat bermanfaat dan menjadi referensi ketika akan menyelenggarakan pembelajaran di saat kita masih berada pada masa Covid-19. Dan kegiatan ini menjadi salah satu penyemangat bagi saya, untuk terus belajar dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh,” tutup Diah.(diw)

Kontributor : MAN2YOGYA
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 643

Bagikan