MTsN 7 Bantul Paparkan Kurikulum Darurat Covid-19 di Uji Publik Draf KTSP


MTsN 7 Bantul Paparkan Kurikulum Darurat Covid-19 di Uji Publik Draf KTSP
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-06-26 13:13:01

Bantul (MTsN 7 Bantul) -- MTs Negeri 7 Bantul melaksanakan uji draf KTSP tahun 2020/2021 pada Selasa (16/6). Pelaksanaan uji draf KTSP ini bertempat di Hall MTs Negeri 7 Bantul. Acara tersebut diikuti oleh seluruh guru dan pegawai MTs Negeri 7 Bantul, serta dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bantul, Pengawas MTs Negeri 7 Bantul, Komite MTs Negeri 7  Bantul, tamu undangan, dan perwakilan OSIS. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dari mulai pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, dan pelafalan lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama  Republik Indonesia. 

Pada awal kegiatan, Drs. Ma’mur Amprani, M.Pd., selaku Kepala MTs Negeri 7 Bantul membuka sekaligus memberikan sambutan. Menurutnya pelaksanaan uji draf KTSP ini merupakan sebuah wadah untuk melihat, menyeleksi, dan merevisi KTSP sebelum akhirnya disahkan dan digunakan selama satu tahun ke depan. 

MTsN 7 Bantul Paparkan Kurikulum Darurat Covid-19 di Uji Publik Draf KTSP

Pada sesi penjabaran draf KTSP 2020/2021 dipandu langsung oleh tim pengembang KTSP. Winarsih, S.Pd. salah satu tim pengembang KTSP memaparkan bahwa KTSP kali ini berdasar pada Keputusan Menteri Agama (KMA) 184 tahun 2019 tentang pedoman implementasi kurikulum pada madrasah.

"Jadi dalam KMA ini dijabarkan hak madrasah untuk mengembangkan struktur, strategi pembelajaran, ektrakurikuler, dan muatan lokal," papar Winarsih.

Hj. Nurhidayati, S.Pd. yang juga bagian dari tim pengembang KTSP menambahkan bahwa MTs Negeri 7 Bantul juga memasukkan kurikulum darurat dalam KTSP 2020/2021. Kurikulum darurat dilaksanakan jika terjadi pandemi atau bencana alam dengan tetap berdasar pada visi-misi madrasah. 

"Nah dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, tentunya KTSP yang kita rumuskan juga harus dapat menjawab permasalahan yang terjadi, ya kegiatan belajar mengajar di situasi pandemi Covid-19," papar Nurhidayati.

Dalam draf KTSP ini, tim pengembang memasukkan kurikulum darurat dengan kegiatan pembelajaran sebanyak 4 mapel dalam satu hari yang setiap jam pelajaranya berdurasi 30 menit. Draf KTSP 2020/2021 ini juga menambahkan program prioritas madrasah. MTs Negeri 7 Bantul mendeklarasikan diri sebagai madrasah literasi. Hal ini didukung dengan perpustakaan madrasah yang telah mendapatkan akreditasi A dan juga berhasilnya tim lomba MTs Negeri 7 Bantul di bidang literasi. (mrn)

Kontributor : MTSN7BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 1832

Bagikan