PNS Baru MAN 3 Sleman Ikuti Pembinaan dari Kankemenag Kabupaten Sleman


 PNS Baru MAN 3 Sleman  Ikuti Pembinaan dari Kankemenag Kabupaten Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-06-25 20:58:06

Sleman (MAN 3 Sleman) – Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Sleman selenggarakan pembinaan pada seluruh pegawai baru, Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) angkatan tahun 2018 melalui zoom meeting pada hari Rabu (24/6/ 2020).

Bertempat di lokasi masing-masing peserta , baik di kantor (work from office) maupun di rumah (work from home) para PNS baru Kemenag Sleman mengikuti pembinaan secara online.7 PNS baru MAN 3 Sleman secara kompak mengikuti pembinaan di ruang perpustakaan dengan tetap memperhatikan protokol covid-19.

 PNS Baru MAN 3 Sleman  Ikuti Pembinaan dari Kankemenag Kabupaten Sleman

 PNS Baru MAN 3 Sleman  Ikuti Pembinaan dari Kankemenag Kabupaten Sleman

Acara yang dipandu oleh Siti Mukaromah dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Kemenag Sleman, Drs. H. Sa’ban Nuroni, M.A. Dalam sambutannya beliau memberikan ucapan selamat atas sumpah PNS secara virtual yang telah dilakukan pekan lalu. “Perlu diingat bahwa sumpah tersebut bukan sekedar ucapan saja namun, memiliki makna yang berat karena kita mengucap sumpah dihadapan Allah SWT yang diawali dengan kata demi Allah," tegas Sa’ban Nuroni.

Kegiatan ini menjadi salah satu bekal untuk para PNS yang baru saja mengucap janji setianya sebagai abdi negara. Pada kesempatan ini banyak hal yang disampaikan oleh para narasumber mulai dari lima indikator Islam yang moderat (moderasi beragama), empat kompetensi guru serta diselingi istilah-istilah tentang berbagai macam penyakit PNS yang harus diperhatikan. PNS hendaknya menghindari penyakit kudis (kurang disiplin), kurap (kurang profesional) sampai dengan AIDS (alpha ijin dikit-dikit sakit).

Tujuh PNS baru MAN 3 Sleman tampak antusias menyimak materi dalam pembinaan pegawai melalui handphone masing-masing. Drs. H. Sa’ban Nuroni, M.A. menyampaikan beberapa indikator Islam yang moderat. Negara kini sedang mengembangkan makna moderasi beragama, untuk itu sebagai ASN yang telah berjanji setia pada agama dan negara maka perlu memiliki perilaku atau sikap yang terbuka, penalaran dengan akal, menyadari akan kekurangan diri, tawadhu serta menghindari sikap radikalisme dan intoleransi.  “Kuatkan pemahaman dalam hal berideologi Pancasila, moderasi beragama, pahami betul indikator radikalisme. Kita jalankan sila pertama (Ketuhanan yang Maha Esa) karena kita berdiri dibawah kantor Kementerian Agama Republik Indonesia” pesan beliau sembari menutup sambutannya.

Materi selanjutnya disampaikan oleh H. Achmad Fauzi, S.Ag. M.S.I. Kepala seksi pendidikan madrasah tentang kompetensi guru. Beliau menyampaikan kompetensi yang harus dimiliki seorang ASN khususnya guru, mulai dari kepribadian, mampu menjadi suri teladan, bermartabat, memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi profesional , kompetensi sosial , dan kompetensi kepribadian. Selain materi yang disampaikan tersebut diatas, masih ada beberapa materi yang disampaikan melalui power point oleh Kasubbag TU tentang disiplin PNS. “Empat kompetensi sebagai guru memang suatu keharusan, tentunya kami akan belajar seiring berjalannya waktu” ungkap Herry Pasa, S.Pd.Kor. salah satu peserta pembinaan.

Di akhir acara, dibuka sesi tanya jawab bagi para peserta. Tak lupa selama mengikuti pembinaan pegawai para peserta wajib melakukan presensi keikutsertaan dengan mengirimkan nama dan satker masing-masing. “Menjadi ASN bagi saya adalah amanah yang tidak mudah. Setelah sumpah yang kami ucapkan artinya tidak bisa dibuat main-main, semua akan kami pertanggungjawabkan kepada negara dan agama. Dengan adanya pembinaan bagi new PNS ini semakin menambah wawasan, kesadaran, dan spirit bagi kami sebagai modal untuk mengemban tugas kedepan. Semoga apa yang kami dapatkan dari pembinaan ini mampu kami pedomani secara utuh dan konsisten” harap Iin Hariyani, S.Pd. peserta pembinaan yang lainnya. (Est)

 

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 173

Bagikan