MTs Negeri 7 Bantul Pilih E-Learning Kemenag untuk PAT Daring


MTs Negeri 7 Bantul Pilih E-Learning Kemenag untuk PAT Daring
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-06-25 19:57:40

Bantul (MTsN 7 Bantul) -- Pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai secara langsung telah melumpuhkan sendi-sendi kehidupan, salah satunya adalah sendi pendidikan. Proses belajar mengajar yang seharusnya berlangsung di sekolah secara tatap muka, nyatanya tidak dapat berlangsung seperti semestinya karena adanya wabah ini. Tiga bulan terakhir ini pun siswa harus belajar dari rumah secara daring.

Memasuki bulan Juni merupakan masa ketika siswa kelas 7 dan 8 madrasah harus melaksanakan PAT (Penilaian Akhir Tahun) 2019/2020. Seharusnya siswa melaksanakan ujian menggunakan kertas di dalam kelas seperti proses ujian seperti biasa, tetapi karena pandemi sedang berlangsung, maka MTs Negeri 7 Bantul melaksanakan PAT secara daring.

MTs Negeri 7 Bantul Pilih E-Learning Kemenag untuk PAT Daring

Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Hj. Nurhidayati, S.Pd. menyampaikan bahwa dalam situasi pandemi seperti sekarang, proses belajar mengajar harus tetap berjalan, namun tidak boleh memberatkan siswa dan orang tua.

“PAT pun harus seperti itu, PAT tetap dilaksanakan, yang terpenting tidak menyulitkan orang tua dan siswa", tambah Ida, panggilan akrabnya.

MTs Negeri 7 Bantul dalam pelaksanaan PAT daring ini lebih memilih E-Learning dibanding webtool-webtool lainnya. PAT daring MTs Negeri 7 Bantul dilaksanakan mulai Kamis (4/6) hingga Jumat (12/6). Siswa dalam satu hari mengerjakan dua mata pelajaran seperti PAT pada umumnya. Siswa mengerjakan PAT daring di rumah dengan pengawasan dari orang tua.

Kepala MTs Negeri 7 Bantul, Drs. Ma'mur Amprani, M.Pd, menyampaikan bahwa MTs Negeri 7 Bantul menggunakan webtool E-Learning Kemenag ini adalah sebagai bentuk dukungan kepada Kemenag karena telah menyediakan webtool tersebut.

"Kita punya teknisi yang berkualitas, guru-guru di Majuba pun banyak yang paham teknologi. Kita harus coba, soal nanti ada kendala-kendala, biarkan itu jadi dinamika proses belajar saat pandemi seperti sekarang, kemudian nantinya dijadikan bahan evaluasi untuk kita bersama", ujar Ma'mur Amprani memotivasi.

Tentu terdapat beberapa permasalahan ketika PAT daring berlangsung. Permasalahan yang muncul di awal PAT menggunakan E-Learning adalah kesulitan untuk login, kesalahan memasukkan token, sinyal tidak mendukung, atau ketiadaan kuota. Setelah hari pertama, permasalahan-permasalahan tersebut sudah tidak muncul kembali. Akan tetapi, hal ini tentu harus menjadi pembelajaran untuk pelaksanaan pembelajaran daring menggunakan E-Learning untuk ke depannya. Sampai hari terakhir pelaksanaan PAT 2019/2020 di MTs Negeri 7 Bantul berjalan dengan tertib dan lancar. (mrn)

Kontributor : MTSN7BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 460

Bagikan