MTsN 9 Bantul Bagikan Kuota Internet Gratis untuk Guru dan Siswa


MTsN 9 Bantul Bagikan Kuota Internet Gratis untuk Guru dan Siswa Ibu Kepala TU, Martiningsih, S.Pd., memberikan voucer secara simbolis untuk semua guru.
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-05-23 20:48:31

Bantul (MTsN 9 Bantul) -- Di tengah pandemi Covid-19 tidak menyurutkan para guru untuk memberikan pengetahuan dan pembelajaran bagi siswanya. Berhubung KBM tidak dilaksanakan di madrasah, tetapi pihak madrasah tetap mendorong agar para siswa tetap belajar di rumah dan para guru mengajar dari rumah. Di antaranya dengan memberikan bantuan kuota internet gratis secara bertahap. 

Kepala MTsN 9 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., menjelaskan, bantuan kuota internet gratis diberikan kepada seluruh guru MTsN 9 Bantul yang berjumlah 36. Selain itu, kuota internet gratis juga diberikan kepada siswa yang membutuhkan. Hal ini dilakukan agar pembelajaran via online dapat berjalan lancar. "Insyaallah semua siswa yang membutuhkan akan mendapatkan bantuan kuota internet," ungkap Atik, sapaan akrab Kepala MTsN 9 Bantul. 

Rabu, (20/05/2020) telah diberikan voucer kuota internet untuk guru. Sedangkan untuk siswa dikirim dari jarak jauh, hal ini dilakukan untuk mengurangi siswa keluar rumah sebagai upaya pencegahan Covid-19. 

"Untuk pengiriman kuota internet ke siswa dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama, Rabu (20/05/2020) bantuan kuota internet diberikan kepada 47 siswa. Tahap kedua, Kamis (21/05/2020) bantuan kuota internet diberikan kepada 43 siswa. Tahap ketiga akan diberikan kepada 90 siswa, Insyaallah akan dicairkan setelah lebaran," imbuhnya. 

Wilis Wildiana, siswa kelas VII C mengaku sangat senang karena pihak madrasah telah memberikan kuota internet gratis. "Terima kasih atas bantuan kuota internetnya, keluarga saya sangat terbantu," ujar Wilis 

Salah seorang guru MTsN 9 Bantul, Mu'ad Irmawan, S.Si., mengungkapkan program yang dilakukan sangat baik karena membantu kelancaran proses belajar mengajar. "Semoga dengan pemberian kuota gratis ini, seluruh siswa akan lebih bersemangat dalam belajar mandiri via online," papar Mu'ad. 

Untuk pemberian kuota internet gratis ini, pihak madrasah menganggarkan sumber dana dari BOS dan ZIS. Sumber dana pada tahap satu dan dua berasal dari dana BOS, sedangkan untuk tahap ketiga bersumber dari dana ZIS. 

Atik menganggap pemberian kuota internet ini sangat penting, karena di tengah pandemi saat ini pembelajaran peserta didik seluruhnya bergantung pada aplikasi online. Belum lagi, penilaian akhir tahun (PAT) juga diselenggarakan secara daring.(nhr/ptr) 

Kontributor : MTSN9BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 546

Bagikan