MTsN 9 Sleman Laksanakan Uji Publik KTSP dengan Terapkan Protokol Kesehatan


MTsN 9 Sleman Laksanakan Uji Publik KTSP dengan Terapkan Protokol Kesehatan MTsN 9 Sleman melaksanakan Uji Publik sebagai sistem transparansi madrasah
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-05-19 09:28:43

Sleman (MTsN 9 Sleman) – Senin (18/05/2020), MTsN 9 Sleman mengadakan kegiatan Uji Publik Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bertempat di Laboratorium Komputer, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19. Sebelum masuk lingkungan madrasah, seluruh peserta uji publik mencuci tangan terlebih dahulu. Selain itu, pihak madrasah juga menyediakan handsaitazer di depan ruangan. Seluruh peserta duduk dengan saling menjaga jarak dan tidak lupa selalu memakai masker.

Setelah acara dibuka dengan membaca Umul Kitab, pembawa acara memandu seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian mengucapkan 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama Republik Indonesia yang dipimpin oleh petugas. Kemudian, secara bergantian Kepala Madrasah, Ketua Komite, Kepala seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad) Kementerian Agama Sleman, dan Pengawas Madrasah memberikan sambutan tentang acara tersebut.

MTsN 9 Sleman Laksanakan Uji Publik KTSP dengan Terapkan Protokol Kesehatan

MTsN 9 Sleman Laksanakan Uji Publik KTSP dengan Terapkan Protokol Kesehatan

“Alhamdulillah, kita masih dapat bersilaturahmi dalam masa WFH (Work from Home) melalui Uji Publik KTSP ini dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan,” ungkap Abdul Hadi dalam pembukaan sambutannya. “KTSP adalah pedoman madrasah dalam melaksanakan agenda dan semua kegiatan madrasah. KTSP adalah rohnya pendidikan. Alurnya, arahnya, yang menjadi pedoman atau acuan serta sebagai pedoman evaluasi kegiatan madrasah,” imbuhnya saat menerangkan peranan KSTP dalam berjalannya madrasah.

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan Kasi Dikmad Kementerian Agama Sleman, Ahmad Fauzi bahwa kedudukan KTSP bagaikan kitab suci dalam beragama. “Sebelumnya, saya ingin meluruskan tentang kedudukan KTSP. KTSP ini ibaratnya adalah kitab suci umat beragama. KTSP ini adalah acuan. Uji Publik itu tidak wajib. Namun yang wajib adalah sistem madrasah: transparansi. Maka, Uji Publik menjadi media yang tepat untuk melaksankaan transparansi,” jelas Ahmad Fauzi saat meluruskan kedudukan KTSP.

Hadir pula Anita Isdarmini, Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Kesiswaan Kantor Wilayah DIY sebagai narasumbuer dalam kegiatan tersebut. Beliau mengupas secara tuntas isi KTSP yang telah disusun agar dapat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tak hanya itu, beliau juga memberikan saran terkait program madrasah unggulan di bidang Riset, Ilmu Teknologi, dan Keterampilan. (Dw)

 

Kontributor : MTSN9SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 415

Bagikan