Siswa MAN 3 Sleman Tetap Enjoy Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19


Siswa MAN 3 Sleman Tetap Enjoy Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-05-18 08:37:11

Sleman (MAN 3 Sleman) – Sejak akhir tahun 2019 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah menjadi trending topik di semua berita baik dalam maupun luar negeri. Memasuki bulan Maret 2020 diketahui bahwa virus Corona atau Covid-19 berhasil masuk ke Indonesia. Berita tersebut mulai membuat panik seluruh masyarakat. Kekhawatiran dan ketakutan akan virus ini cukup besar, mulai dari cara penularan yang sangat mudah hingga rasio untuk sembuh yang sangat tipis. Benar saja, jumlah orang yang terpapar Covid-19 di Indonesia terus bertambah dalam kurun waktu yang singkat dan hal ini menimbulkan efek domino di berbagai segi kehidupan.

Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang terkena dampak dari wabah tersebut. Belajar dari negara lain, salah satu langkah untuk mengurangi penyebaran virus ini adalah dengan meminimalisir kerumunan dan kontak fisik. Sementara sekolah merupakan tempat yang tidak mungkin sepi dari kerumunan guru, siswa serta para pegawainya. Demi mencegah penyebaran virus Covid-19 ini, maka berdasarkan instruksi dari Kementerian Agama dan protokol kesehatan di Indonesia maka seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah masing-masing .

Siswa MAN 3 Sleman Tetap Enjoy Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19

Mulai Rabu (18/3) MAN 3 Sleman memberlakukan sistem Work From Home dan Study From Home dengan sistem online. Seluruh kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan memanfaatkan aplikasi elearning madrasah (ELMA), Geschool, Whatsapp, Email hingga Youtube. Melihat situasi dan kondisi yang belum dapat diprediksi, maka pembelajaran daring ini pun juga belum bisa ditentukan batas waktunya. Akhirnya, para siswa yang tinggal di asrama Muntasyirul Ulum (MU) pun dipulangkan demi keselamatan bersama.

“Selama masa darurat Covid-19, akan kami siapkan jadwal khusus agar anak-anak tetap enjoy belajar di rumah. Demi tetap menjaga kesehatan para siswa, materi dan tugas yang akan diberikan tidak boleh membebani siswa sehingga para siswa tidak terlalu lama terpapar layar hp atau laptop," ungkap Thoha, M.Pd selaku waka kurikulum. Khusus untuk masa darurat Covid-19 ini siswa mengikuti dua mata pelajaran setiap harinya. Pembelajaran dimulai pukul 08.00 WIB dan para wali kelas akan mengingatkan kembali di grup whatsapp masing-masing.

“Menurut saya belajar di rumah lebih santai, lebih nyaman karena tempat belajarnya bisa sesuai keinginan kita, tidak mesti monoton duduk di kursi dan di meja belajar gitu,” ungkap Adani Zata, siswa kelas X IPS 1. Selama proses pembelajaran online ini memang banyak menimbulkan reaksi pro dan kontra baik dari guru maupun siswa. Jika pernyataan Adani Zata menunjukkan suasana baru dalam belajar, maka berbeda dengan Syahrul yang juga siswa kelas X IPS 1 namun berpendapat sebaliknya. “Komunikasi dua arah antara guru dan murid menjadi kurang efektif, ditambah fasilitas untuk mengakses materi secara online tidak semua siswa terpenuhi,” menurutnya. (Est)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 537

Bagikan