Kepedulian Melawan Covid-19, Siswa Tata Busana MAN 2 Kulon Progo Produksi Masker


Kepedulian Melawan Covid-19, Siswa Tata Busana MAN 2 Kulon Progo Produksi Masker Siswa Tata Busana MAN 2 Kulon Progo memprodusi masker di Lab Keterampilan Kampus 2 MAN 2 Kulon Progo, Jumat 17 April 2020
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-04-19 06:55:58

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo) - Grafik peningkatan pasien covid-19 di Indonesia yang semakin tajam memaksa pemerintah untuk menetapkan keadaan ini menjadi bencana nasional. Pemerintah juga mengambil kebijakan darurat seperti; membatasi perizinan kegiatan yang melibatkan banyak orang, memindahkan kegiatan pembelajaran di sekolah menjadi belajar dari rumah,  menganjurkan untuk melakukan work from home, menyarankan masyarakat  untuk di rumah saja, dan mewajibkan masyarakat untuk memakai masker.

Pemakaian masker menjadi wajib karena penularan covid-19 yang dapat dikatakan sangat tinggi dan sulit untuk mengenali pasien positif covid-19 yang bersifat carrier alias tidak bergejala, namun masih bisa menularkan virus. Akibatnya masyarakat yang memiliki penyakit bawaan akan menanggung memiliki risiko paling berat.

Kepedulian Melawan Covid-19, Siswa Tata Busana MAN 2 Kulon Progo Produksi Masker

Kelangkaan masker medis yang berada di pasaran tentu menjadi permasalahan tersendiri bagi masyarakat. Pemerintah fokus dengan penyediaan APD bagi tenaga kesehatan. Masyarakat diharapkan dapat mengusahakan masker mereka sendiri.  Akibatnya banyak masyarakat yang hingga kini masih belum menggunakan masker, dengan alasan susah diperoleh  atau kurangnya kesadarannya akan bahaya covid-19. Oleh karena keprihatinan madrasah dengan keadaan tersebut, siswa Tata Busana MAN 2 Kulon Progo memproduksi masker kain, sebagai ganti masker medis dalam upaya kepedulian madrasah melawan covid-19, Jumat (17/4).

Kegiatan memproduksi masker kain di MAN 2 Kulon Progo oleh siswa Tata Busana dilakukan dengan hati-hati, terutama dalam menjaga physical distancing di madrasah, sering cuci tangan dan berkaitan dengan perizinan orang tua. Siswa diwajibkan memakai masker dan dijadwal bergantian atau digilir dalam memproduksi ini, untuk mencegah adanya kerumunan di madrasah. Kegiatan ini didampingi oleh Esti Winarni, S.Pd. dan RR. Dwi Kurniyati, S.Pd. selaku guru ketrampilan Tata Busana serta dibantu oleh beberapa guru MAN 2 Kulon Progo yang tinggal dekat dengan madrasah.

Rencananya masker dibagikan kepada masyarakat yang dekat dengan daerah rawan seperti puskesmas.  Masker juga dibagikan kepada pengguna jalan raya yang terlihat tidak memakai masker sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat , dan mendukung gerakan pemerintah untuk menggunakan masker. Siswa yang belum memiliki masker diperbolehkan membawa pulang untuk keluarganya.

Disela-sela WFH, Kepala MAN 2 Kulon Progo Khoiriyatun, S.Pd,M.Sc. mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk nyata penanaman pendidikan karakter pada para siswa. “ Kita mempunyai rasa simpati dan empati kepada orang lain yang sangat membutuhkan bantuan. Semoga keadaan semakin membaik dan segera normal kembali,” ujarnya.

Amalia Eacy Wulandari, Siswa kelas XI IPS1 Tata Busana mengaku prihatin dengan keadaan masyarakat sehingga bersemangat dalam kegiatan ini. “Masyarakat membutuhkan masker. Sementara masker yang ada sangat terbatas.  Harapan saya dengan pembuatan masker ini, mereka tidak perlu membeli masker sehingga meringankan beban bagi yang membutuhkan,” ungkap Eacy.  (rid/est)

 

 

Kontributor : MAN2KP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 773

Bagikan