Kemenag Tutup Sementara Aplikasi Siskopatuh


Kemenag Tutup Sementara Aplikasi Siskopatuh
Kategori : INFORMASI
Tanggal : 2020-03-11 14:07:12

Jakarta (PHU)—Sehubungan dengan diberlakukannya kebijakan Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara ibadah umrah/ziarah ke Arab Saudi, maka terhitung sejak Kamis (12/03) aplikasi pendaftaran umrah Sistem Komputerisasi Pengelolaan dan Pengawaasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) ditutup sementara dari proses pendaftaran jemaah umrah dan tidak menerima pendaftar baru.

“Terhitung per Kamis (12/03) Aplikasi Siskopatuh kita tutup sementara dari proses pendaftaran jemaah umrah,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag M. Arfi Hatim melalui keterangan tertulisnya Selasa (10/03).

Kebijakan tersebut, menurut Arfi diambil mengingat masih belum jelasnya keberangkatan jemaah umrah dan masih menunggu kepastian dari Pemerintah Arab Saudi terkait dibukanya kembali ibadah umrah/ziarah ke Arab Saudi.

“Aplikasi akan kami buka kembali setelah mendapatkan kejelasan tentang pencabutan penghentian sementara ibadah umrah oleh pemerintah Arab Saudi,” jelas Arfi.

Arfi mengingatkan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terhadap jemaah umrah yang telah mendaftar, untuk melakukan penjadwalan ulang keberangkatan dengan tetap mengutamakan kepentingan jemaah dengan tidak membebankan biaya tambahan kepada jemaah termasuk jemaah yang telah memiliki jadwal setelah kebijakan Pemerintah Arab Saudi diberlakukan.

“Kami meminta kepada PPIU, untuk melakukan jadwal ulang keberangkatan dengan tidak membebankan biaya tambahan kepada jemaah,” ujarnya.

Ia juga meminta PPIU apabila ada pembatalan jemaah umrah, maka PPIU wajib melaporkan kepada Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus cq. Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus melalui email pembatalan.siskopatuh@gmail.com.

“Apabila ada pembatalan jemaah umrah, PPIU wajib melaporkan ke Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus cq. Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus,” tandasnya.

Surat Edaran tersebut dikeluarkan Kemenag dan ditujukan kepada PPIU, Bank Penerima Setoran Biaya Peneyelenggaraan Ibadah Umrah serta Perusahaan Asuransi Perjalanan Ibadah Umrah. (Husni Anggoro)

Sumber: haji.kemenag.go.id | eko

Kontributor : Eko Triyanto
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 317

Bagikan