Perkaya Ilmu, Guru MTsN 9 Bantul Ikuti Bimtek Pendayagunaan Siaran Radio Pendidikan


Perkaya Ilmu, Guru MTsN 9 Bantul Ikuti Bimtek Pendayagunaan Siaran Radio Pendidikan Agung Setya Winarso, S.Pd. (kanan depan) berfoto bersama peserta lain dan pemateri dalam Bimtek Pendayagunaan Siaran Radio Pendidikan, Jum'at (28/02)
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-02-28 19:30:07

Bantul (MTs N 9 Bantul) -- Guru semakin hari dituntut untuk semakin kreatif dan inovatif dalam membuat model pembelajaran. Hal ini berkaitan langsung dengan semakin majunya teknologi di era revolusi digital. Untuk memperkaya ilmu, salah seorang guru MTs Negeri 9 Bantul mengikuti Bimtek Pendayagunaan Siaran Radio Pendidikan yang diadakan oleh Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK) Kemendikbud, Jum'at (28/02). Ialah Agung Setya Winarso, S.Pd., guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

Bimtek yang dihelat di Aula BPMRPK Kemendikbud ini diikuti oleh 18 guru yang terdiri dari guru PPKn SD dan SMP sederajat di Yogyakarta. Bimtek ini memang dikhususkan kepada guru PPKn karena berhubungan dengan pendidikan karakter. Hadir untuk membuka acara, Kepala BPMRPK Kemendikbud, Dra. Ohorella Erma. Beliau mengharapkan guru-guru PPKn dapat menggunakan IT secara maksimal dalam pembelajaran, khususnya memanfaatkan big data atau cloud data.

"Sekarang sudah saatnya memanfaatkan gawai untuk tugas-tugas yang diberikan kepada siswa," paparnya.

Erma menambahkan bahwa konsep e-learning bukan hanya pembelajaran jarak jauh. Akan tetapi, pembelajaran melalui interaksi dengan konten yang dikirim secara digital.

Selain Erma, bimtek tersebut menghadirkan Mariana Susanti, selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda. Mariana menyampaikan materi "Strategi Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran untuk Penguatan Pendidikan Katakter". Menurutnya Mariana, di era revolusi digital ini banyak literasi baru yang harus dikuasai oleh guru, yaitu literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia.

"Guru harus menguasai literasi-literasi baru di era digital ini, terutama literasi manusia," ungkap Mariana.

Mariana menjelaskan, penguasan literasi manusia bertujuan untuk meningkatkan karakter, keterampilan kepemimpinan, bekerja secara tim, kelincahan adaptasi budaya, dan entrepreneurship.

Selain itu, hadir juga Kulsum Nur Hayati, selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda. Kulsum memandu penggunaan aplikasi radio edukasi untuk pembelajaran PPKn dengan simulasi langsung bersama peserta.

Agung sebagai peserta merasa mendapatkan ilmu baru. Menurutnya, pembelajaran berbasis radio edukasi bisa memberi warna baru dalam kegiatan pembelajaran. Meskipun demikian, Agung berharap ke depannya guru bisa ikut andil dalam penyiapan materi penguatan pendidikan karakter, khususnya di tingkat SMP. (and)

Kontributor : MTSN9BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 298

Bagikan