Knowledge Sharing Aktor-aktor Kerukunan, Kakanwil Harap Mampu Dukung Aksi Prioritas Kemenag


Knowledge Sharing Aktor-aktor Kerukunan, Kakanwil Harap Mampu Dukung Aksi Prioritas  Kemenag Kepala Kanwil Kemenag DIY, Drs. H. Edhi Gunawan, M. Pd.I. memberikan sambutan dalam kegiatan Knowledge Sharing Aktor Kerukunan
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2020-02-20 00:25:07

Malang (Humas Kemenag DIY) - Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY menggelar kegiatan Knowledge Sharing Aktor-aktor kerukunan umat beragama yang berlangsung di Kota Malang Jawa Timur, Rabu-Jumat (19-21/2/2020). Kegiatan diikuti 90 peserta yang terdiri dari para pejabat di lingkungan Kanwil dan Kankemenag, Tokoh Agama, Anggota FKUB, Kepala Madrasah, Kepala KUA, Ketua Pokjawas, Pokjaluh dan Penghulu di lingkungan Kanwil Kemenag DIY. 

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag DIY, Drs. H. Edhi Gunawan, M. Pd.I. menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian untuk mendorong tercapainya aksi prioritas yang telah ditetapkan oleh Menteri Agama Fachrul Razi. "Kegiatan ini selaras dengan aksi prioritas yang telah ditetapkan Bapak Menteri Agama Fachrul Razi. Yang meliputi, pemberantasan korupsi dengan meminimalkan semua peluang korupsi, membuka akses whistle blower dan penegakan hukum," ungkap Edhi.

Knowledge Sharing Aktor-aktor Kerukunan, Kakanwil Harap Mampu Dukung Aksi Prioritas  Kemenag

Knowledge Sharing Aktor-aktor Kerukunan, Kakanwil Harap Mampu Dukung Aksi Prioritas  Kemenag

Ia menambahkan, Kementerian Agama juga bertekad meningkatkan kualitas haji dan pembenahan umrah dengan penguatan manasik, menjaga kualitas layanan, evaluasi kompherensif serta penguatan pengawasan. Di bidang pendidikan, Kementerian Agama bertekad melakukan sejumlah pembenahan pendidikan keagamaan melalui pembenahan kurikulum keagamaan, revisi buku ajar untuk penguatan paham moderat dan pengarusutamaan paham moderat bagi guru, dosen dan tenaga kependidikan. Selain itu, Kementerian Agama terus melanjutkan upaya untuk deradikalisasi melalui diklat aparatur dan juru dakwah. Serta, prioritas kelima berupa sertifikasi halal secara akuntabel, tidak memberatkan dengan prosedur yang simpel dan jelas.

Terkait dengan penganggaran yang terbatas, Edhi meminta kepada jajaran Kanwil Kemenag DIY untuk bersikap tepat dan bijak tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat. "Terbatasnya alokasi anggaran untuk kegiatan pada tahun ini sudah seharusnya kita sikapi dengan langkah yang tepat dan bijak. Sehingga tidak mengurangi mutu layanan yang kita berikan kepada masyarakat," ungkapnya.

Acara dibuka oleh Sekjen Kementerian Agama Prof. Dr. Phil. Nur Kholis Setiawan, MA. serta diawali dengan sambutan dari FKUB Kota Malang. [eko]

Kontributor : Eko Triyanto
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 322

Bagikan