Empat Pranata Humas Kemenag Ikuti Diklat Sentiment Analysis dengan Pemateri Handal


Empat Pranata Humas Kemenag Ikuti Diklat Sentiment Analysis dengan Pemateri Handal
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2020-02-17 22:52:41

Jakarta (Humas Kemenag DIY) - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Litbang SDM menyelenggarakan Pelatihan Teknis Analysis Media Sosial untuk Komunikasi Publik (Sentiment Analysis) Tahap I. Kegiatan ini berlangsung Senin-Jumat (17-21/2/2020) di Pusdiklat Balitbang SDM Kominfo RI.

Pada kesempatan tersebut Kapusdiklat Balitbang Usuluddin berkesempatan membuka kegiatan, Senin (17/2/2020) di Gedung E kantor setempat. Lebih lanjut, pihaknya menyebut humas sebagai pejuang informasi. Menurutnya, seorang humas harus mampu melihat permasalahan yang ada, memecahkan dan menangkap respon publik terhadap isu yang berkembang. "Apakah negatif atau positif harus direspon secara benar. Intinya harus mampu merespon setiap dinamika publik," tandasnya. 

Empat Pranata Humas Kemenag Ikuti Diklat Sentiment Analysis dengan Pemateri Handal

Kegiatan ini melibatkan 25 praktisi humas termasuk 4 pranata humas di lingkungan Kementerian Agama. Masing-masing utusan tersebut berasal dari Kemenag DIY Titik Nur Farikhah, Kemenag Provinsi Riau Vethria Rahmi, Kemenag Pusat Romadhani, dan Ditjen Pendis Hikmah Romalina.

Juga menghadirkan sejumlah narasumber dengan mengangkat berbagai topik menarik terkait kehumasan. Diantaranya Kapusdiklat Usuluddin dengan materi NCB dan Pencegahan Narkoba), Suryanto Sastro Suroyo tentang Pelayanan Prima, Nur Azizah tentang Building Learning Commitment (BCL), dan Gati Gayatri tentang Isu dan Opini Publik. Pemateri ini hadir di hari pertama.

Sementara di hari kedua, Pusdiklat menghadirkan narasumber Dimas Aditya Nugraha dengan materi Pengantar Analisis Media Sosial, Widodo Muktiyo tentang Ragam Hukum dan Etika Komunikasi Publik, Bambang Dwi Anggono tentang Data Driven for Government Public Relation, dan Basuki Yusuf Iskandar tentang Pengembangan SDM Kehumasan menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Selanjutnya di hari ketiga, peserta diajak melakukan  kunjungan lapangan ke Mesin AIS Kementerian Kominfo dilanjutkan materi dari Smita Sjahputri tentang Analisis Media Sosial.

Hari keempat, materi khusus di hadirkan dari Direktur Riset Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Universitas Paramadina, Ika Karlina Idris dengan materi Rekomendasi Rencana Aksi.

Sebagai penutup di hari kelima, Jumat (21/2/2020) materi Analisis Media Sosial disampaikan oleh Smita Sjahputro dilanjutkan Seminar Rekomendasi Rencana Aksi Komunikasi. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 445

Bagikan