Siswa MIN 12 Gunungkidul Ikuti Workshop dan Pelatihan Membatik


Siswa MIN 12 Gunungkidul Ikuti Workshop dan Pelatihan Membatik Workshop Membatik
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-02-13 10:22:18

Ngawen (MIN12 Gunungkidul) – Gerakan Nikmatnya Shodaqoh (GNS) yang berpusat di Wonosari melakukan kegiatan pendidikan sosial yang bekerja sama dengan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 12 Gunungkidul melakukan serangkaian kegiatan Workshop Membatik dengan tema Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai visi dan misi madrasaha yang salah satunyaadalah memberikan bekal ketrampilan sebagai bekal kehidupan peserta didik, Rabu (12/2/2020).

Kegiatan workshop membatik diikuti oleh 35 peserta, yang terdiri dari guru dankaryawan MIN 12 Gunungkidul 11 orang, Komite 2 orang, wali murid dan masyarakat yang berpotensi 12 orang. Tidak hanya peserta dewasa saja yang mengikuti workshop ini, tetapi juga diikuti oleh siswa siswi MIN 12 Gunungkidul, sehingga mereka juga memiliki ketrampilan dasar membatik. Adapun narasumber workshop adalah Malik Rosyidi pelaku sekaligus pengusaha batik dari Tancep, Ngawen, Gunungkidul.

Siswa MIN 12 Gunungkidul Ikuti Workshop dan Pelatihan Membatik

Siswa MIN 12 Gunungkidul Ikuti Workshop dan Pelatihan Membatik

“Kegiatan ini terselenggara karena melihat potensi wilayah Dusun Kaliwuluh, Gambarsari dan Wonosari yang merupakan tempat tinggal siswa yang sudah memiliki ketrampilan membatik, ini perlu sentuhan agar masyarakat sekitar madrasah bisa ditingkatkan ketrampilan sehingga harapannya kedepan bisa meningkatkan ekonominya”, kata Yoyok Dwi Arian Zuhdi selaku kepala MIN 12 Gunungkidul.

“Selain itu kegiatan ini untuk mensinergikan pembelajaran dan menyatukan kegiatan belajar mengajar antara madrasah, masyarakat dan keluarga sehingga kebersamaan tiga pilar pendidikan dapat saling mengisi untuk perkembangan pendidikan peserta didik”, tambahnya.

Dalam kesempatan ini Suwardi selaku komite sekaligus Dukuh Dusun Kaliwuluh menatakan bahwa sangat mendukung dengan adanya program ini, karena selain bisa meningkatkan wawasan,pengetahuan dan ketrampilan membatik, juga dapat melestarikan budaya batik dan meningkatkan taraf kehidupan mereka kedepannya. Harapan kami perlu adanya kesinambungan program tidak hanya berhenti disini saja.

Kesemangatan peserta mengikuti kegiatan ini dibuktikan dengan ketekunan peserta mendengarkan penjelasan dan paparan membatik cara membatik oleh narasumber. Tampak pula mereka aktif dan kreatif dalam membuat pola batik sesuai imajinasi masing-masing, yang kemudian dilanjutkan dengan member malam pada pola yang mereka buat.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan secara simbolis kepada masyarakat dan MIN 12 Gunungkidul oleh Ketua Kegiatan GNS yang diterima langsung oleh ibu Dukuh Kaliwuluh mewakili masyarakat dan Yoyok dari MIN 12 Gunungkidul. (slm)

Kontributor : MIN12GK
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 334

Bagikan