Sayembara Desain Batik, Juara 1 Raih Umrah


Sayembara Desain Batik, Juara 1 Raih Umrah Tiga finalis lomba desain batik
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2020-02-06 15:54:20

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY) – Pemenang sayembara desain batik dalam rangka Hari Amal Bakti Ke-74 Kementerian Agama RI diumumkan, Kamis (6/2/2020) siang di Ruang Rapat 1 Kanwil Kementerian Agama DIY. Setelah sebelumnya melibatkan tiga juri untuk menentukan tiga finalis yang akan mempresentasikan karya batiknya. Tema sayembara kali ini “Dengan Ikhlas Beramal Mantapkan Umat Rukun Indonesia Maju” terpilih tiga finalis dari 21 peserta.

Di hadapan para pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Kanwil Kemenag DIY dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-DIY serta panitia dan perwakilan ibu-ibu, ketiga finalis mempresentasikan filosofi motif batik dan menyelaraskan desain batik dengan nilai-nilai Ikhlas Beramal Kemenag.

Sayembara Desain Batik, Juara 1 Raih Umrah

Sayembara Desain Batik, Juara 1 Raih Umrah

Sayembara Desain Batik, Juara 1 Raih Umrah

Sebagian besar hadirin menjatuhkan pilihan pada batik merah yang bercirikan ke-Yogyakartaan. Termasuk Kakanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan. “Saya pribadi merasa lebih tertarik dengan batik tersebut selain motifnya bagus, filosofinya masuk terlebih terkait dengan visi, misi, identitas, dan lima nilai budaya kerja Kemenag,” jelasnya. 

Berhasil meyakinkan hadirin, Agung Sulistyo, S.Pd pemantik ide batik berjudul “Kawilujengan Kemenag” akhirnya berhasil memboyong juara pertama dengan perolehan nilai 1.110 berhak mendapatkan Paket Umrah yang diselenggarakan oleh PT Iman Arafah Travel.  Sementara juara kedua diraih oleh M. Isna Khotamul dengan perolehan nilai 1.052 mendapatkan Rp. 2.000.000, dan juara ketiga diraih oleh Siti Jauzah Damayanti dengan nilai 1.019 berhak mendapatkan uang tunai senilai Rp. 1.500.000,-

Saat ditemui usai acara, Agung mengaku event ini bukan untuk pertama kalinya. "Sekitar belasan lomba batik sudah pernah saya ikuti dan sering menang," tambahnya. Namun demikian, untuk event ini dia merasa pesimis karena waktu yang tersedia hanya sekitar 3 minggu. "Saya persiapkan diri untuk kalah biar tidak kecewa," ujarnya. Menurutnya, ini adalah hadiah paling istimewa yang saya dapatkan selama mengikuti lomba. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 1496

Bagikan