Sholat Dhuha Sebagai Dasar Bentuk Karakter Siswa MAN 2 Yogyakarta


Sholat Dhuha Sebagai Dasar Bentuk Karakter Siswa MAN 2 Yogyakarta
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-02-06 12:18:34

Yogyakarta (MAN 2 Yk)—Pra Pembelajaran MAN 2 Yogyakarta bertujuan untuk membangun karakter siswa. Siswa yang berkarakter sebagai pelaku pembelajaran siap bekal menghadapi tantangan di masa mendatang saat  menjadi bagian dari anggota masyarakat dan menjadi pemimpin dalam berbangsa dan bernegara.

Sholat Dhuha, merupakan salah satu dari program pra pembelajaran yang dimulai pukul 06.45 WIB etiap hari Rabu di masjid MAN 2 Yogyakarta, lantai satu untuk siswa putra dan lantai 2 untuk siswi putri, didampingi wali kelas. Selain sholat Dhuha berjamaah, program pra pembelajaran MAN 2 Yogyakarta adalah: literasi, Asmaul Husna, Thahfidz, Tadarus. Program Pembelajaran diterapkan dengan jadawal yang diatur bergantian setiap hari selama satu minggu.

Sholat Dhuha Sebagai Dasar Bentuk Karakter Siswa MAN 2 Yogyakarta

Kepala Unit Keagamaan, Riza Faozi, M.Si mengungkapkan, “Program kegiatan pembiasaan sholat Dhuha di MAN 2 Yogyakarta dilaksanakan dalam rangka merealisasikan Visi dan Misi Madrasah dengan salah satu tujuannya yaitu membangun kepribadian siswa yang religius. Tujuan pendidikan karakter adalah mendorong lahirnya anak-anak yang baik, begitu tumbuh dalam karakter yang baik, anak-anak akan tumbuh dengan kapasitas dan komitmennya untuk melakukan berbagai hal yang terbaik dan melakukan segalanya dengan benar, dan cenderung memiliki tujuan hidup. Pendidikan karakter yang efektif, ditemukan di lingkungan sekolah yang memungkinkan semua peserta didik menunjukkan potensi mereka untuk mencapai tujuan yang sangat penting”, tandasnya.

Riza Faozi menambahkan, “Karakter dikembangkan melalui tahap pengetahuan (knowing) acting, menuju kebiasaan (habit). Hal ini berarti, karakter tidak sebatas pada pengetahuan, karakter lebih dalam lagi, menjangkau wilayah emosi dan kebiasaan diri. Dengan demikian diperlukan tiga komponen karakter yang baik (component of good character) yaitu moral knowing atau pengetahuan tentang moral, moral feeling atau perasaan tentang moral dan moral action atau perbuatan bermoral. Hal ini diperlukan agar peserta didik mampu memahami, merasakan, dan mengajarkan sekaligus nilai-nilai kebajikan. Semoga pembiasaan ini bisa terus berjalan dan menjadi kebutuhan kita semua terkait dengan nilai-nilai pengabdian atau ibadah kepada Allah Swt. (ida)

 

Kontributor : MAN2YOGYA
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 160

Bagikan