Semarak Edufair#4 MAN 3 Sleman


Semarak Edufair#4 MAN 3 Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-02-02 07:20:02

Sleman (MAN 3 Sleman) - Agenda tahunan Edufair MAN 3 Sleman Mayoga Sekolah Para Juara  terselenggara dengan sukses. Dengan diiringi musik hadrah, puncak acara Edufair dibuka dengan pengguntingan pita oleh Kepala Seksi Pendidikan Kemenag Kabupaten Sleman, Drs. Ahmad Fauzi, MSi di Multi Purpose Room (MPR) MAN 3 Sleman, Sabtu (1/2/2020 ).

Edufair adalah sebuah pameran pendidikan dari berbagai macam perguruan tinggi dan Bimbingan Belajar (Bimbel). Ada 24 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dan 2 Bimbel  yang ikut pameran pada Edufair Mayoga. Tujuan pameran  adalah agar siswa kelas XII MAN 3 Sleman pada khususnya dan  siswa kelas XII di Yogyakarta pada umumnya merasa dekat dengan kampus yang akan dipilih dan bisa terinspirasi setelah menyaksikan langsung presentasi atau ekspo dari perguruan tinggi- perguruan tinggi tersebut.

Semarak Edufair#4 MAN 3 Sleman

Semarak Edufair#4 MAN 3 Sleman

Semarak Edufair#4 MAN 3 Sleman

Pameran pendidikan  disaksikan oleh  siswa kelas XII  MAN 3 Sleman pada khususnya, siswa kelas XI, dan kelas X serta tamu undangan. Tamu undangan meliputi rombongan siswa dari 11 Madrasah Aliyah di seluruh DIY bersama guru BK mereka.

“Edufair Mayoga di mulai empat tahun yang lalu berarti pada tahun 2016. Sambutan Perguruan Tinggi terhadap Edufair Mayoga semakin meriah dan bermanfaat bagi para siswa maka tiap tahun Edufair dilaksanakan. Hari ini, Sabtu tanggal satu Februari, merupakan puncak acara Edufair. Rangkaian acara Edufair sudah dimulai sejak hari Kamis yaitu presentasi dari 21 Perguruan Tinggi  Swasta dan pada hari Jumat presentasi oleh 3 Perguruan Tinggi Negeri. Pagi ini juga hadir di ruang AVA, para orangtua siswa kelas XII untuk mendapatkan sekilas penjelasan tentang Ujian Nasional, UAMBN, UMBD, SNMPTN, ujian masuk Perguruan tinggi dan sebagainya.”jelas Kepala MAN 3 Sleman, Akhmad Mustaqim, S.Ag., M.A.

Pada saat sambutan Mustaqim juga menjelaskan bahwa pendampingan belajar untuk siswa kelas XII (coaching belajar) juga sudah dilakukan sejak awal semester gasal. Pendampingan belajar dilakukan tidak hanya kepada para siswa namun juga kepada orangtua siswa. Semua dilakukan untuk mencapai target madrasah yaitu agar hasil UN bisa meraih 100 besar secara nasional dan agar seluruh siswa Mayoga tahun ini 100 persen melanjutkan kuliah. Berdasarkan data , tahun ajaran sebelumnya yang melanjutkan kuliah sejumlah 92 persen.“MAN 3 Sleman sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan Edufair , dan saya lihat Edufair semakin meriah dan terlihat semarak. Saya mengapresiasi kepada panitia yang sudah dengan sukses menyelenggarakan acara ini. MAN 3 Sleman memiliki letak yang dekat dengan banyak  Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta sehingga sangat tepat jika mengadakan event Edufair semacam ini. Seluruh siswa tidak perlu berkeliling seluruh Jogja untuk mencari informasi tentang Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggipun senang untuk datang sebagai ajang promosi dan lokasinya dekat. Semoga siswa MAN 3 Sleman sukses menempuh UNAS dan semua bisa kuliah di Perguruan Tinggi yang sesuai harapan dan  terbaik, Aamiin,“ demikian Fauzi menutup sambutan.

Di tempat terpisah, Nasabun, M.Pd., ketua panitia Edufair mengatakan  Perguruan Tinggi yang ikut pameran melebihi yang ditargetkan.Target semula ada 23 stand tapi menjadi 27 stand termasuk stand alumni. Edufair juga merupakan ajang alumni untuk berkangen-kangenan, bernostalgia untuk mengunjungi madrasahnya kembali dan terutama untuk memberikan motivasi dan semangat kepada adik kelas tentang kiat-kiat membidik perguruan tinggi.

Ada alumni tahun 2018/2019 , anak kembar  yaitu Sari dan Ratih, mereka mempunyai kepribadian yang berbeda namum mempunyai kegigihan yang sama untuk mencapai sukses sehingga mereka keduanya diterima kuliah di UGM dengan jurusan yang berbeda. Ratih memberi kiat bahwa belajarlah dengan bersemangat namun jangan ‘spaneng’.Sari diterima kuliah di UGM jurusan Kimia, sedangkan Ratih diterima kuliah di jurusan geografi pembangunan.

Sedangkan Moh Rizal , alumni tahun 2017/2018, semula kuliah di IPB jurusan pertanian namun kemudian pindah di jurusan sosiologi UGM menceritakan bahwa  mengambil jurusan kuliah hendaknya sesuai dengan ‘passion’nya  jika tidak, maka akan rugi waktu.

Dalam hal stand Perguruan Tnggi, Anjani Puspitarini, penjaga stand yang cantik dari Universitas Amikom dikerubuti banyak pengunjung karena penasaran ingin bertanya tentang berbagai jurusan yang ada di Amikom. Amikom dikenal memiliki jurusan yang memenuhi tantangan di masa depan. Stand perguruan tinggi yang lain pun tidak pernah sepi dari pengunjun. (fit)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 362

Bagikan