Talkshow, Wamenag: Ingatkan Peran Guru Hadapi Generasi Milenial


Talkshow, Wamenag: Ingatkan Peran Guru Hadapi Generasi Milenial Wamenag menjadi narasumber dalam talkshow bersama Kakanwil dan Kabag TU
Kategori : INFORMASI
Tanggal : 2020-01-25 16:58:39

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY) - Usai Wamenag  Zainut Tauhid Sa'adi meninjau Gedung Laboratorium Terpadu dan Perpustakaan MAN 1 Yogyakarta, acara dilanjutkan dengan talkshow. Peran dan Tantangan Pendidikan Madrasah Era Milenial menjadi tema talkshow bersama Wamenag dan Kakanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan yang dimoderatori Kabag TU Wahib Jamil. Acara berlangsung sehari di Aula MAN 1 Yogyakarta, Sabtu (25/1/2020).

Wamenag menegaskan dalam sambutannya bahwa menuju Indonesia emas nanti, bangsa ini akan menghadapi masa demografi. "Dimana generasi produktif akan mendominasi suatu masa sehingga dituntut menjadi generasi milenial yang kreatif, inovatif, dan berkarakter positif," tegasnya.

Talkshow, Wamenag: Ingatkan Peran Guru Hadapi Generasi Milenial

Talkshow, Wamenag: Ingatkan Peran Guru Hadapi Generasi Milenial

Menurutnya, generasi milenial lebih cepat mengakses informasi dari pada generasi kolonial. "Tapi ia enggan melakukan klarifikasi atas informasi yang ia terima," tambahnya.

Pemanfaatan media internet seperti sisi mata pisau ada positif dan negatif. Tergantung di tangan siapa pisau tersebut digunakan. "Begitu pula dengan internet, bagi mereka yang pandai, internet akan sangat bermanfaat bisa menambah pengetahuan, wawasan bahkan menghasilkan prestasi yang luar biasa termasuk bisa juga menghasillan income. Namun di sisi lain juga bisa membahayakan," tandasnya.

Lebih lanjut mantan anggota DPR empat periode ini memaparkan tantangan yang bakal dihadapi generasi milenial. "Yakni dekadensi moral, sikap hidup hedonistik, pergaulan bebas dan sebagainya, yang ini akan menjadi kewaspadaan kita terlebih bagi orang tua dan guru selaku pendidik," ungkapnya.

Di sinilah peran madrasah sangat penting sebagai media instansi untuk mengajarkan nilai-nilai Islam, tradisi keagamaan yang baik sehingga madrasah menjadi pembentuk karakter, akhlak, dan kepribadian sebagai generasi muslim yang baik yang akan menjadi benteng moral.

Ada hal yang memprihatinkan, dimana ternyata anak-anak milenial sebagian besar belajar ilmu agama dari media sosial termasuk youtube, sementara sisanya dalam jumlah yang lebih kecil belajar langsung dari sumbernya seperti ustad dan guru. "Melihat hal tersebut pentinglah sebagai guru untuk selalu meningkatkan kompetensinya sehingga peserta didik tidak hanya pandai dalam ilmu umum namun juga ilmu agama serta memiliki karakter positif," pungkas Wamenag mengakhiri sambutan. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kakanwil, Kabag TU, Kakankemenag Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, dan Gunungkidul, Kabid Dikmad, Kasi Pendidikan Madrasah Kabupaten/Kota, Kepala MAN 1 Yogyakarta serta jajaran pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag DIY beserta para guru dan pegawai MAN 1 Yogyakarta. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 319

Bagikan