Tryout CBT UNBK, Siswa MAN 5 Sleman Dihadapkan Soal-Soal HOTS


Tryout CBT UNBK, Siswa MAN 5 Sleman Dihadapkan Soal-Soal HOTS Tryout UNBK MKKS MAN 5 Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-01-17 10:23:15

Sleman (MAN 5 Sleman) – Siswa kelas XII MAN 5 Sleman kembali mengikuti tryout Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diprakarsai oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Sleman, Sabtu (13-16/1/2020). Kegiatan ini diikuti sebanyak 204 siswa yang terdiri dari 3 jurusan, yaitu jurusan IPA sebanyak 90 siswa, jurusan IPS sebanyak 84 siswa dan jurusan keagamaan sebanyak 30 siswa.

Menurut penjelasan salah satu Proktor MAN 5 Sleman, Khoirul Muna, S.Pd pelaksanaan Tryout selama empat hari tidak ada hambatan dan kendala apapun. Semua siswa kelas XII bisa mengikuti dari hari pertama sampai hari terakhir, yang disediakan dua sesi dengan tiga ruang laboratorium komputer, 3 Server, 3 Proktor, dan 3 Teknisi dan Pengawas. ”Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan para siswa bisa mengikuti Tryout tanpa ada kendala yang berarti,” tegas Khoirul Muna yang juga salah satu guru BK MAN 5 Sleman.

Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Hj. Musfiroh, S.Pd, M.Pd menyampikan pada Tryout UNBK ke-2 MKKS ini, para siswa dihadapkan soal-soal kategori sulit atau high thinking order skills (HOTS). “Untuk tryout kali ini, standar soal memang sudah sesuai kisi-kisi UNBK. Yakni, mencakup setidaknya 25 persen soal level HOTS. Sisanya, dengan tingkat kesukaran sedang dan mudah,” ungkap Musfiroh

Terpisah Kepala MAN 5 Sleman menerangkan, tryout UNBK MKKS ini digelar untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “tryout CBT MKKS ini untuk melatih kompetensi siswa. Selain itu, kegiatan tersebut sangat bagus dalam rangka memotivasi dan menyiapakan mental siswa agar terbiasa mengerjakan soal-soal memakai komputer,” ujar aris Fu’ad.

Salah satu siswa, Zumrotul Bisrocah (XII IPS1), mengaku sedikit gugup saat mengerjakan ujian dengan komputer. Berbeda dengan saat mengerjakan ujian di kertas. "Sebelumnya kan kita juga sudah dibekali dengan pelatihan penggunaan komputer, jadi tergantung kita saja lagi," ungkapnya.

Akan tetapi, menurut Dea Sherlita Maharani (XII IPA1) mengatakan, ujian dengan menggunakan komputer lebih mudah jika dibandingkan dengan kertas pensil. "Kalau menggunakan kertas pensil agak ribet, karena kita harus teliti saat melingkari jawaban, sedangkan dengan komputer kita tinggal mengklik saja jawabannya," tuturnya. (tmr/tnf)

Kontributor : MAN5SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 507

Bagikan