Janji Siswa MAN 3 Bantul Pelopor Ide Penguatan Moderasi Agama


Janji Siswa MAN 3 Bantul Pelopor Ide Penguatan Moderasi Agama Janji Pelajar MAN 3 Bantul
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-01-17 08:36:40

Bantul (MAN 3 Bantul)-  Upacara adalah kegiatan yang rutin dilakukan di semua Madrasah maupun sekolah jenjang apapun di Indonesia. Baik Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, maupun Aliyah selalu melaksanakannya. Ini merupakan salah satu bentuk upaya bela negara dalam lingkup pendidikan yang salah satu tujuannya adalah  meningkatkan nasionalisme dan patriotisme pada peserta didik kita. Bahkan Upacara juga mulai dijadikan sebagai salah satu bentuk lomba.

Dalam kegiatan upacara juga diinduksikan berbagai muatan yang dirasa penting untuk siswa. Yaitu pembacaan Pancasila untuk menginternalisasi nilai melalui pengucapannya setiap kali upacara. Pembacaan Pembukaan UUD NRI 1945 agar siswa menyadari dan memahami bagaimana proses perjuangan menuju kemerdekaan disertai berbagai filosofi terkait bentuk, tujuan, dan nilai-nilai yang dititipkan founding fathers ke dalam dokumen tersebut.

Pembacaan Doa agar siswa menjadi manusia religius, dimana kita adalah makhluk lemah yang bergantung pada  kekuasaan Sang Kholiq. Haruslah berdoa demi kesuksesan, demikian juga doa saat upacara yang ditujukan untuk kesuksesan pendidikan  di MAN 3 Bantul dan kemuliaan seluruh rakyat Indonesia. Dalam upacara di MAN 3 Bantul terdapat juga pembacaan janji siswa. Dimana petugas pembaca janji siswa membaca tiap poin kemudian diikuti oleh seluruh siswa peserta upacara.

Janji Siswa di MAN 3 Bantul baru saja diperbaharui dengan mengangkat semangat Moderasi Beragama. Diharapkan ini bisa menjadi pelopor bagi madrasah lain di Indonesia untuk berbenah mengenai hal yang sama. Sebagai salah satu unit satuan kerja di Kementerian Agama sangat diperlukan madrasah memberikan penguatan terus menerus tentang Moderasi Beragama kepada seluruh siswa.

M Yasin selaku Wakil Kepala Kesiswaan di MAN 3 Bantul mengatakan dengan upaya ini diharapkan siswa madrasah pada umumnya, dan siswa MAN 3 Bantul pada khususnya, menjadi generasi muda penerus bangsa yang mampu bersikap bijaksana dalam menyikapi berbagai masalah. “Tidak ekstrim kanan maupun ekstrim kiri. Juga tidak terlibat dalam berbagai gerakan maupun aliran radikalisme. Dan selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan,” ungkapnya. (nrs/bap)

Kontributor : MAN3BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 4453

Bagikan