Belajar Berwirausaha, MIN 1 KP Adakan Pembuatan Telur Asin


Belajar Berwirausaha, MIN 1 KP Adakan Pembuatan Telur Asin Kepala MIN 1 KP, mendampingi proses pembuatan telur asin
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-12-17 09:53:46

Kulon Progo - Banyak yang bisa dilakukan untuk mengisi kegiatan peserta didik setelah mengikuti Penilaian Akhir Semester 1. Salah satunya pembuatan telur asin. Telur asin merupakan salah satu makanan yang diawetkan sehingga dapat disimpan hingga berhari-hari. Selain rasanya yang lezat, telur asin juga banyak mengandung gizi lengkap dan kandungan mineral serta kalsium yang baik bagi kesehatan tubuh terutama bagi anak-anak yang sedang dalam proses pertumbuhan, Senin (16/12).


Pembuatan telur asin diikuti anak kelas III sampai VI sebanyak 157 anak. Di halaman madrasah anak-anak mengikuti dengan senang dan antusias. Dengan dibuka secara resmi oleh kepala MIN 1 KP, Widodo, kegiatan berjalan dengan lancar “Untuk memberikan pemahaman kepada anak dalam pembuatan telur asin tidak hanya teori di dalam kelas namun juga dilakukan secara konkrit” terang Widodo. 
Pembuatan telur asin dipandu oleh Nasrul Perdana ketua kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan praktik bersama sesuai kelas masing-masing. “Dengan praktik bersama, anak-anak akan  lebih cepat paham, tidak sekedar membayangkan. Salah satu kegiatan pembelajaran di luar kelas dan agar anak belajar secara kontekstual. Termasuk untuk melatih berwirausaha”, tambah Nasrul. Sebelum diasinkan telur sendiri memang sudah bergizi, namun dengan diawetkan gizi pada telur asin meningkat hingga 2 kali lipat.

Belajar Berwirausaha, MIN 1 KP Adakan Pembuatan Telur Asin

Belajar Berwirausaha, MIN 1 KP Adakan Pembuatan Telur Asin


Kegiatan ini dilakukan dengan berkelompok sesuai kelasnya. Anak sebelumnya diharapkan membawa 1 butir telur bebek setiap anak dari rumah. Madrasah telah menyiapkan abu gosok dan garam. Mulanya telur dicuci dengan air sampai bersih, lalu dijemur beberapa saat agar pori-pori telur terbuka. Setelah itu anak mengaduk antara abu gosok dan garam. Untuk setengah ember abu gosok atau 1 kg maka diberi 100 gram garam dapur. Setelah tercampur maka diberi air secukupnya. Dengan bersama-sama telur dibaluri dengan adonan tersebut. Dengan menyimpan telur dengan adonan sesuai kelas masing-masing dan disimpan didapur madrasah untuk menunggu hasil 2-3 minggu kedepan. 
Kegiatan berjalan dengan lancar dan diakhiri  dengan penjelasan tambahan oleh kepala madrasah bagaimana telur asin bisa mempunyai rasa tertentu seperti rasa madu. Dan diakhiri dengan doa bersama. (etk).

Kontributor : MIN1KP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 503

Bagikan