Siswa MAN 3 Sleman Wakili Aktivis DIY pada Event Jambore Nasional KAMI Berlian di Jakarta


Siswa MAN 3 Sleman Wakili Aktivis DIY pada Event Jambore Nasional KAMI Berlian di Jakarta
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-12-03 13:03:34

Jakarta (MAN 3 Sleman) - Pada Senin (25/11) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar acara Jambore Nasional Kader Masyarakat Indonesia Bersama Lindungi Anak (KAMI Berlian) 2019 yang berlangsung di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta By City Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dari Kementerian PPPA kepada para aktivis dari unsur masyarakat yang berpartipasi dalam aksi perjuangan hak dan perlindungan anak di Indonesia, yakni aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

PATBM adalah sebuah gerakan yang lahir dari Kementerian PPPA sebagai bentuk respon dari berbagai kasus kekerasan terhadap anak yang semakin marak terjadi di masyarakat. PATBM dikelola oleh sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah desa/kelurahan. Melalui gerakan ini, pemerintah mengharapkan agar masyarakat mampu mengenali, menelaah, dan mengamil inisiatif untuk mencegah dan memecahkan permasalahan kekerasan terhadap anak yang ada di lingkungannya sendiri. Hingga saat ini, gerakan PATBM telah berjalan selama tiga tahun, berawal dari 136 desa yang menjadi pilot project kini telah berkembang menjadi 764 desa di seluruh Indonesia.

Dalam acara Jambore Nasional KAMI Berlian tahun ini, Kementerian PPPA mengundang sebanyak 560 aktivis. Masing-masing merupakan perwakilan dari 34 provinsi di seluruh Indonesia. Menindaklanjuti acara tersebut, Muhammad Sirajuddin, siswa kelas XI IPS 3 dari MAN 3 Sleman terpilih sebagai perwakilan daerah Sleman untuk provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang hadir dalam acara tersebut. Dengan mengusung tema “KAMI Berlian (Bersama Lindungi Anak)” para aktivis menyamakan pemahaman terhadap pentingnya upaya pemenuhan hak-hak anak, pentingnya pemanfaatan internet dan media sosial secara bijak, pentingnya orang tua cerdas, dan pentingnya pola asuh anak yang sesuai dengan zamannya.

“Saya sangat bersyukur dapat terpilih untuk berpartisipasi dalam acara tersebut karena sangat bermanfaat bagi saya dan aktivis lainnya. Banyak ilmu baru yang dapat diserap, saya jadi semakin paham hak-hak anak dan bagaimana pentingnya hak-hak tersebut harus dipenuhi,” kata Juddin.

“Selain itu, melalui acara ini dapat menambah relasi. Saya dapat bertemu dan senang berdiskusi dengan teman-teman hebat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia sehingga saya lebih mengetahui begitu banyak aspirasi dari teman-teman yang lain,” imbuh Juddin. (Iin)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 645

Bagikan