Indarti Puji Astuti, Guru MAN 3 Sleman Raih Juara 3 pada Lomba Penulisan Inovasi Pembelajaran di UII Yogyakarta


Indarti Puji Astuti, Guru MAN 3 Sleman Raih Juara 3 pada  Lomba Penulisan Inovasi Pembelajaran di UII Yogyakarta Indarti Puji Astuti, M.Pd. (Tiga dari kiri) menerima hadiah
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-12-02 13:16:06

Sleman (MAN 3 Sleman) - IndartiPujiAstuti, S.Pd., M.Pd., salah satu guru bahasa Inggris MAN 3 Sleman ditetapkan oleh juri sebagai juara ke-3 pada lomba Penulisan Inovasi Pembelajaran setelah melewati babak presentasi di ruang laboratorium bahasa PBI Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (25/11).

Sebelum para finalis melakukan presentasi di depan para juri yang terdiri dari Ista Maharsi, S.S., M.Hum dan Rizki Farani, S.Pd., M.Pd. ketua panitia lomba, Intan Pradita, S.S., M.Hum menyatakan bahwa materi yang dipresentasikan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kelas X pada KD 3.3 dan 4.3 yaitu tentang ungkapan Intention atau ungkapan menyatakan niat, dan hasil penilaian serta keputusan para juri tidak dapat diganggu gugat.

Alhamdulillah, all the participants of the 1st Teaching Innovation Competence have performed well and we hope that this competition can be done annually,” sambutan dari Intan Pradita setelah babak presentasi selesai. Indarti Puji Astuti, S.Pd., M. Pd., guru bahasa Inggris dari MAN 3 Sleman yang mempresentasikan RPP dengan Quizizz meraih juara ke-3.

Sedangkan juara ke-1 diraih oleh SMA Budi Mulia dan juara ke-2 dari SMA 5 Yogyakarta. Kepala MAN 3 Sleman, Nur Wahyudin Al Azis, S.Pd. berterima kasih kepada Indarti Puji Astuti, S.Pd.,M.Pd yang sudah beberapa kali meraih kejuaraan. “Sebelum juara di UII ini , Indarti pernah meraih juara menulis artikel di tingkat kabupaten Sleman dan di bulan November ini menjadi finalis Inobel yang diadakan Kemenag, dan yang baru saja ini dari UII,"  Azis menjelaskan pada para guru.

“Guru perlu berinovasi agar pembelajaran bahasa Inggris semakin menarik. Inovasi pembelajaran yaitu proses belajar pada siswa yang dirancang, dikembangkan dan dikelola secara kreatif, dinamis dengan menerapkan pendekatan multi kearah yang lebih baik untuk menciptakan suasana dan proses pembelajaran yang kondusif bagi siswa. Saya kira demikian,” Azis menambahkan. (fit)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 271

Bagikan