Blind Shop, Lapak Online Ramah Difabel Kreasi Siswa MAN 2 Sleman


Blind Shop, Lapak Online Ramah Difabel Kreasi Siswa MAN 2 Sleman Personil Mandala Study Club berfoto bersama Perancang Blind Shop.
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-12-01 10:30:15

Sleman (MAN 2 Sleman)- Era Revolusi Industri 4.0 menjadi kenyataan yang tak bisa dihindari  bagi umat manusia di seluruh dunia. Ada yang menganggap kenyataan ini sebagai bencana tetapi ada pula yang menganggapnya sebagai rahmat.  Hadirnya teknologi yang serba digital tentu saja menjadi kendala bagi orang-orang berkebutuhan khusus terutama kaum tunanetra. Inilah yang menginspirasi tiga siswi MAN 2 Sleman untuk merancang sebuah toko online yang ramah tunanetra. Lapak online yang bertitel Blind Shop  yang dirancang khusus untuk kaum tunanetra ini berbasis blog sederhana. Fitur-fitur yang ditampilkan dibuat sedemikian rupa sehungga mudah diakses oleh tunanetra. Sebagaimana toko online pada umumnya, Blind Shop dirancang untuk menjual berbagai keperluan yang dibutuhkan seperti sepatu, tas, pakaian, hingga berbagai jasa.

Rancangan Blind Shop untuk perama kalinya diperkenalkan kepada publik pada ajang Business & Accounting Competition yang diselenggarakan oleh Prodi Akuntansi Universitas Islam Indonesia pada tanggal 20-21 November 2019 kemarin. Dalam acara tersebut tim Mandala Study Club dari MAN 2 Sleman mempresentasikan Blind Shop di hadapan para dewan juri. Alhamdulillah, tim yang terdiri dari Khodijatul Kubro, Prasidya Sekar, dan Novita Inggit ini berhasil meraih juara harapan 1 setelah bersaing dengan SMA,MA, dan SMK dari seluruh Indonesia. Dengan prestasi ini mereka bertiga semakin mantap untuk mengembangkan  karya online  yang didedikasikan untuk kaum tunanetra ini.

Saat dimintai komentarnya, pembimbing KIR MAN 2 Sleman, Ahmad Arief Ma’ruf  menyatakan salut atas kepedulian mereka pada kaum difabel. Sudah sepantasnya kaum difabel ikut menikmati dunia digital untuk mempermudah kehidupan sehari-hari mereka. “Para penyandang tunanetra butuh bantuan kita untuk bisa mengakses teknologi digital. Saya mendukung kerja keras mereka Dijah, Inggit, dan Sekar dalam menyempurnakan karya yang tujuannya untuk membantu kemudahan bagi kehidupan kaum difabel khususnya difabel netra ini,”  ujar Arif mantap. (roef)

Kontributor : MAN2SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 681

Bagikan