Seimbangkan Kemampuan Siswa, MTsN 8 Gunungkidul Simulasi UAMBN


Seimbangkan Kemampuan Siswa, MTsN 8 Gunungkidul Simulasi UAMBN Sejumlah 38 siswa sesi 2 sedang mengikuti simulasi UAMBN di Laboratorium Komputer MTsN 8 Gunungkidul.
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-29 09:56:00

Gunungkidul (MTsN 8 Gunungkidul)- Demi membekali siswa menghadapi ujian akhir, MTsN 8 Gunungkidul menyelenggarakan simulasi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) setelah beberapa saat lalu juga telah melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Simulasi ini telah berlangsung sejak Rabu (27/11) hingga hari ini, Jumat (29/11) di laboratorium komputer. Kegiatan yang meliputi tiga mata pelajaran  agama ini, antara lain Quran Hadits, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) diikuti oleh 109 siswa kelas IX. Secara bergantian mereka mengikuti jalannya simulasi dengan teratur.

Kegiatan simulasi ini terbagi dalam tiga sesi, yaitu sesi 1: 07.00 – 08.30, sesi 2: 08.30 – 10.00, dan sesi 3: 10.00 – 11.30. Masing-masing sesi terdiri dari 37-38 siswa. Selama kegiatan simulasi berlangsung siswa tetap mengikuti kegiatan pembelajaran seperti biasa. Artinya bahwa kegiatan simulasi tidak mempengaruhi terhadap jam belajar siswa di madrasah. Mereka tetap masuk dan pulang seperti biasa. Justru dengan simulasi ini diharapkan siswa menjadi terbiasa dan tidak canggung dalam menghadapi pembelajaran atau ujian yang berbasis komputer.

Kegiatan simulasi ini dilaksanakan guna melatih intelektual dan kesiapan siswa dalam menghadapi  UAMBN yang akan diselenggarakan pada sekitar April mendatang. Dengan simulasi ini diharapkan ada keseimbangan kemampuan siswa baik dalam menghadapi UNBK yang meliputi empat mata pelajaran umum maupun UAMBN khusus mata pelajaran agama. “Kalau pembelajaran di lab seperti ini terus pasti lebih asyik, selain suasananya yang nyaman, kita dapat mengakses berbagai informasi dengan mudah. Juga bisa lebih focus dalam mengerjakan soal.” kata Tyas, salah satu siswa kelas 9D yang sedang menanti sesi 3. Faktanya masih sangat jarang kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan laboratorium komputer. Kalaupun ada hanya sebatas penggunaan perangkat elektronik sedangkan pembelajarannya tetap berada di ruang kelas. Hal ini disebabkan keterbatasan sarana computer yang belum memadai untuk jumlah siswa yang sebanyak di MTsN 8 Gunungkidul. (mmn)

Kontributor : MTSN8GK
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 229

Bagikan