Bersama Koramil 01/Wates, Siswa MAN 2 Kulon Progo Ikuti Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan


Bersama Koramil 01/Wates, Siswa MAN 2 Kulon Progo Ikuti Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan Danramil 01 Wates sedang memberi kuliah Umum Wawasan Kebangsaan di MAN 2 Kulon Progo, Kamis 28 November 2019
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-28 19:50:27

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo) – Siswa MAN 2 Kulon Progo (Mandaku) mendapat kesempatan dari Koramil 01/Wates Kodim 0731/Kulon Progo untuk mendapatkan  kuliah umum wawasan kebangsaan, Kamis (28/2) di Aula.

Danramil 01/Wates Kapten Inf Wiyono sebagai pengisi materi. Kuliah ini bertemakan “Melalui kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan TA 2019 TNI AD siap membina dan membentuk generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan guna menumbuhkan rasa cinta tanah air, kesadaran bela negara dan semangat nasionalisme”.

Bersama Koramil 01/Wates, Siswa MAN 2 Kulon Progo Ikuti Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan

Bersama Koramil 01/Wates, Siswa MAN 2 Kulon Progo Ikuti Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan

Sebelum masuk ke dalam materi pokok, dengan penuh semangat Wiyono meneriakan yel-yel penggugah semangat, lalu disambut dengan gemuruh semangat siswa Mandaku.

Wawasan kebangsaan berkaitan dengan geografi, demografi, konsos, rasa, paham dan semangat bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita luhur yaitu adil dan makmur. Sehingga syarat wajib yang harus dipenuhi adalah Indonesia harus berdaulat yaitu diakui sebagai sebuah bangsa mandiri, terpenuhi sandang dan pangan, serta memiliki pertahanan yang tangguh.

“Wawasan kebangsaan perlu disampaikan pada siswa agar generasi muda sadar bahwa mereka sebagai pewaris bangsa ini, dan menjadi pemimpin di masa mendatang sehingga tugas utamanya adalah belajar dengan baik. Siswa tahu bahwa sebenarnya NKRI itu kaya raya. Tetapi yang paling penting adalah menyadarkan siswa bahwa NKRI sedang menghadapi bahaya,” jelasnya.

Bahaya yang mengancam yaitu pertama, mengalami penurunan nilai-nilai jiwa nasionalisme, buktinya adalah banyak yang bersifat kedaerahan, mementingkan diri sendiri dan kelompoknya masing masing. Terlebih banyak generasi muda sekarang tidak bangga terhadap budaya Indonesia malah mengagungkan budaya asing. 0

Kedua, ancaman disintegrasi bangsa. Banyak wilayah yang ingin lepas dari NKRI, hal ini terjadi karena tidak terpenuhi kebutuhan daerah tersebut oleh pusat. Ditambah dengan isu SARA yang sangat sensitif sering disebarluaskan melalui media sosial sehingga terjadi konflik di masyarakat.

Ketiga adalah ancaman, hambatan dan gangguan dari luar negeri. Adanya infiltrasi yaitu penyusupan ideologi, sosial budaya dan politik dari luar yang menghancurkan NKRI. Eksploitasi. Terjadi penggalangan anti pemerintah, adu domba, pemberontakan dan infasi. Keempat adalah globalisasi. Dan yang terakhir adalah bahaya narkoba, terorisme dan radikalisme.

“ Maka dari itu, perlu adanya upaya untuk menyadarkan generasi penerus bangsa serta menghadapi itu semua. Upaya tersebut itu adalah bela negara. Lima unsur terpenting dalam bela negara adalah cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila, rela berkorban dan mempunyai kemampuan bela negara. Tujuannya adalah untuk menjalankan nilai-nilai Pancasila, menjaga identitas dan integritas bangsa, menjaga kelestarian budaya bangsa dan kelangsungan hidup bangsa dan negara,” tegas Wiyono. (pan/est)

Kontributor : MAN2KP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 381

Bagikan