Syawalan dan Pamitan Haji, KH Sholehudin Urai Alasan Hindari Dosa


Syawalan dan Pamitan Haji, KH Sholehudin Urai Alasan Hindari Dosa Kakanwil Edhi Gunawan dan Ketua DWP menyalami ratusan hadirin saat Syawalan dan Pamitan Haji, Senin (10/6).
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2019-06-10 15:45:08

Yogyakarta (Inmas DIY)—Dalam hidup ini hendaknya setiap orang yang beriman menghindari dosa. Alasannya, perbuatan dosa akan menimbulkan noktah hitam dalam hati seseorang. Jika dilakukan terus menerus, maka hati akan menjadi buram. Hati yang tidak bening jika berdoa sulit diijabah Allah SWT. Demikian antara lain tausiyah KH Sholehudin Mansyur saat Syawalan dan Pamitan Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Senin (10/6). Kegiatan yang dihelat di halaman depan Kemenag DIY Jalan Sukonandi 8 Yogyakarta ini diikuti ratusan hadirin.

Menurut KH Sholehudin, dulu di kampungnya ada tempat rujukan warga untuk mengobati segala penyakit. “Beliau bernama Dul Ghoni, aslinya Abdul Ghani, kalau berdoa sama sekali tidak fasih,” ungkapnya. “Namun mengobati apa saja pasti sembuh, bayi rewel ditiup selesai, digigit ular, diludahi tiga kali sembuh, ini karena hati beliau sangat dekat dengan Allah,” tandasnya.

Syawalan dan Pamitan Haji, KH Sholehudin Urai Alasan Hindari Dosa

Syawalan dan Pamitan Haji, KH Sholehudin Urai Alasan Hindari Dosa

Syawalan dan Pamitan Haji, KH Sholehudin Urai Alasan Hindari Dosa

Syawalan dan Pamitan Haji, KH Sholehudin Urai Alasan Hindari Dosa

“Sering berdosa juga menyebabkan sulit khusyuk saat salat,” tambahnya lagi. “Apalagi sekarang ada pengganggu kekhusyukkan yakni ponsel,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kakanwil Edhi Gunawan menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan Bimas Katolik, Kristen, Hindu dan Buddha yang saat cuti bersama telah ikhlas menjalani piket jaga kantor. “Ini menjadi bukti nyata bahwa kerukunan adalah keniscayaan,” tandas Kakanwil. Pihaknya juga berterima kasih kepada jajaran tim Inspektorat Jenderal Kemenag  RI yang telah hadir memantau hari pertama kerja di Kemenag DIY.

Menurut Ketua Penyelenggara yang juga Plt. Kepala Bagian Tata Usaha Muklas, kegiatan Syawalan dan Pamitan Haji kali ini bertema ‘Merajut Kebersamaan Umat’. “Tema besar ini merupakan adaptasi dari salah satu dari tiga mantra yang dihasilkan saat Rapat Kerja Nasional Kemenag RI awal tahun ini,” jelas Muklas. “Kita sebagai aparatur sipil negara sudah sepantasnya untuk mengamankan garis kebijakan sekaligus mewujudkannya dalam program kerja sehari-hari,” sambungnya lagi.

Tampak hadir dalam kesempatan ini jajaran Kepala Bidang, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, eselon IV, Kepala Madrasah dan Kepala KUA juga Ketua Dharma Wanita Persatuan dan jajaran pengurus. Turut hadir pula mantan Kakanwil yaitu Afandi yang menjabat pada 2007 – 2010 dan Maskul Haji yang menjabat pada 2010 – 2014. (bap)

Kontributor : Bramma Aji Putra
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 413

Bagikan