Ini Pesan Asisten Deputi Pemenuhan Hasil Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak


Ini Pesan Asisten Deputi Pemenuhan Hasil Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak Ir. Lies Rosdianti, M.Sc., Asisten Deputi Pemenuhan Hasil Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak saat menyapa ramah siswa yang sedang sarapan pagi dalam acara Sehari Belajar di Luar Kelas di MANDAKU, Kamis (7/11).
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-07 16:56:57

Kulon Progo (MAN 2 Kulon Progo) - Dihadiri Asisten Deputi Pemenuhan Hasil Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak, pejabat daerah dan Kankemenag Kulon Progo, serta pejabat Kanwil DIY, MAN 2 Kulon Progo selenggarakan kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas, Kamis (7/11). MAN 2 Kulon Progo ditunjuk Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DIY untuk mengadakan kegiatan ramah anak.

“Kegiatan Belajar Sehari di Luar Kelas sangat erat kaitannya dengan Sekolah atau Madrasah Ramah Anak. Ini merupakan salah satu indikator untuk mewujudkan kabupaten atau kota layak anak, hingga Indonesia target tahun 2030 untuk mencapai negara layak anak. Sedangkan kegiatan-kegiatan dalam Belajar di Luar Kelas ini merupakan implementasi dari progam Sekolah Ramah Anak (SRA). Acara ini juga dilakukan serentak di 33 provinsi, lebih dari 15.000 sekolah dengan melibatkan lebih dari 4 juta siswa bahkan ini juga dilakukan di 134 negara, “ demikian diungkapkan Ir. Lies Rosdianti, M.Sc., Asisten Deputi Pemenuhan Hasil Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak.

Ini Pesan Asisten Deputi Pemenuhan Hasil Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak

Ini Pesan Asisten Deputi Pemenuhan Hasil Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak

Lies memulai sambutannya dengan mengucap salam anak Indonesia yang disambut antusias oleh seluruh siswa  yang memenuhi lapangan timur MAN 2 Kulon Progo. Ia pun berpesan agar anak-anak sekarang harus punya ketahanan yang kuat dalam menghadapi segala macam tantangan zaman. Bicara tentang anak, bicara tentang Indonesia. Karena mereka yang akan menjaga Indonesia di masa yang akan datang. “Indonesia menduduki peringkat ke-4 dari jumlah anaknya, namun demikian menjadi sebuah tantangan agar kita harus bisa mengejar kualitas. Kalian dibawa keluar kelas karena Ingin membuat kalian bahagia, nyaman dan tidak membosankan,” jelasnya dengan penuh kelembutan.

Selanjutnya Lies diidampingi pejabat lainnya berkeliling melihat berbagai aktivitas para siswa mulai dari cuci tangan, berdoa, dan sarapan bersama. Acara dikemas dengan menyuguhkan berbagai kegiatan yang menarik seperti senam Germas, permainan tradisional, yel-yel SRA, membaca buku, hingga peduli lingkungan serta penandatanganan Deklarasi SRA.

Dalam kesempatan tersebut Lies berharap agar kegiatan ini dilakukan secara rutin, tidak hanya hari ini. “Saya berpesan kepada anak-anak, agar apa yang kalian inginkan disampaikan kepada guru dan kepala madrasah. Karena kalian juga berhak untuk ikut andil dalam pendidikan. Belajarlah untuk ikut berpartisipasi dengan terus meningkatkan produktivitas kalian dan prestasi kalian. Kepada Bapak dan Ibu guru, ada 10 nilai yang mesti ditanamkan, seperti kegiatan-kegiatan yang tengah dilakukan para siswa saat ini.” pungkasnya.

Sementara itu Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum., memaparkan bahwa MAN 2 Kulon Progo sebagai Madrasah Ramah Anak sudah dicanangkan sejak 2016 dan dilaunching tahun 2017. “Selanjutnya kami melaksanakan program-program unggulan seperti TIES, aneka perlombaan, permainan, dan pameran hasil karya anak. Kami mencoba untuk menggali potensi, mengembangkan, dan meraih prestasi,” tambahnya. (ast)

Kontributor : MAN2KP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 301

Bagikan