MAN 3 Sleman Selenggarakan Fiqhunnisa


MAN 3 Sleman Selenggarakan Fiqhunnisa
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-06 14:23:35

Sleman (MAN 3 Sleman)—Kedudukan wanita dalam Islam memiliki tempat yang istimewa. Wanita memiliki peran penting, karena dari merekalah tonggak peradaban itu akan dibangun. Wanita adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pun bersabda “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”

Menyadari akan hal tersebut, MAN 3 Sleman melalui Rumpun Agama pada Selasa (5/11) menyelenggarakan Fiqhunnisa khusus bagi para akhwat kelas X. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 WIB dan berakhir hingga pukul 14.30 WIB ini berlangsung seru dan sangat menarik, karena kemasan materi layaknya sebuah workshop yang dipadu padankan dengan game seru.

MAN 3 Sleman Selenggarakan Fiqhunnisa

MAN 3 Sleman Selenggarakan Fiqhunnisa

MAN 3 Sleman Selenggarakan Fiqhunnisa

Dengan mengusung tema “My Life Journey: This is Me, Me & My Self & My Vision”, fiqhunnisa kali ini bertujuan untuk memotivasi para akhwat MAN 3 Sleman, bahwa sebagai seorang muslimah haruslah memiliki kepribadian atau karakter yang baik dan berani bercita-cita setinggi langit. Hal itu seperti disampaikan oleh Mucharom, S.Ag., M.Pd.I, Wakil Kepala Humas MAN 3 Sleman sekaligus ketua panitia kegiatan dalam sambutan pembukaan acara.

“Kami menaruh harapan besar pada kalian, jangan mau hanya menjadi muslimah yang biasa-biasa saja, tetapi jadilah muslimah yang luar biasa. Muslimah yang senantiasa taat pada Allah dan Rasul-Nya, berkepribadian mulia, dan bercita-cita tinggi untuk masa depan yang lebih baik," tegas Mucharom.

Taktanggung-tanggung, Fiqhunnisa kali ini MAN 3 Sleman menghadirkan Teh Deri, pendiri sekaligus pemilik Sekolah Calon Ibu (SCI) dan Kang Yazid, pendiri Sekolah Calon Ayah (SCA). Selama seharian, para akhwat MAYOGA diajak oleh kedua narasumber untuk memaknai perjalanan hidup, mengenali diri sendiri, merancang visi dan merencanakan masa depan dengan asyik dan seru.

Dalam kesempatan wawancara, Kang Yazid yang memiliki nama lengkap Yazid Subakti ini memberikan keterangan bahwa kegiatan ini dirancang dengan metode semacam workshop. “Ada banyak alat bantu yang sudah kami siapkan, seperti majalah, koran, worksheet, dan vision board. Dan vision board inilah sebagai hasil akhir yang dapat memvisualkan cita-cita mereka berdasarkan 7 unsur cita-cita, yaitu  ruhiah, keluarga, keilmuwan, pendapatan, karir, sosial, dan kesehatan"terang pria yang beralamat di Ngrajek Kidul Mlati Sleman ini. (Rta)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 311

Bagikan