Pembina Upacara MTsN 6 Bantul Uraikan Hikmah Maulid Nabi


Pembina Upacara MTsN 6 Bantul Uraikan Hikmah Maulid Nabi Pembina Upacara Mengikuti Prosesi Upacara Rutin Senin
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-05 22:17:38

Bantul (MTsN 6 Bantul) – Ada yang berbeda dalam upacara rutin Senin (4/11). Pasalnya pembina upacara menyampaikan kesan dan hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan jatuh pada Sabtu (9/11). Sebanyak 564 siswa dan 45 guru dan pegawai  MTsN 6 Bantul melakoni acara seremonial itu dengan hikmad. Yang bertugas pada upacara kali ini adalah kelas VIII F diberikan apresiasi oleh pembina upacara sekaligus memberikan motivasi melalui kegiatan upacara agar rasa cinta kepada tanah air dapat dimanifestasikan dalam kehidupan diri seorang pelajar.

Kepala MTsN 6 Bantul Tohari Suyuti mendorong para guru dan siswa untuk bagaimana merayakan hari kelahiran Nabi dengan mengisi kegiatan keislaman untuk menyambut bulan maulud itu. “Momen kelahiran nabi sudah seyogyanya di isi dengan kegiatan untuk mengingat kembali dan meneladani akhlak beliau,” tambah Tohari.

Pembina Upacara MTsN 6 Bantul Uraikan Hikmah Maulid Nabi

Bertempat di halaman madrasah, upacara yang digelar secara rutin itu menghadirkan pembina upacara wali kelas VII yaitu Susi Puspita Sari. Dalam amanatnya Susi mengelaborasi pentingnya memetik hikmah dari Maulid nabi antara lain peringatan mauled Nabi diharapkan dapat memperdalam rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW sehingga umat terus bisa meneladani akhlak beliau, dan rasa cinta itu kemudia menambah keimanan kita kepada Alloh SWT. Rasa cinta kepada Nabi perlu pembuktian nyata sebagaimana termaktub dalam Alqu’an surat Al Ahzab ayat 56 yang memberikan tatacara kepada kita untuk mengucapkan sholawat kepada nabi sebagaimana Alloh dan para malaikat juga bersholawat padanya.

Pada bagian akhir Susi menghimbau kepada peserta upacara untuk mengisi bulan Maulid nabi dengan banyak bersedekah dan bersholawat agar mendapatkan barokah melimpah, Tidak lupa juga pembina upacara mengingkatkan para peserta upacara terutama para siswa  untuk tetap melakukan kebaikan yang paling kecil sekalipun, misalnya dengan membuang sampah pada tempatnya. (ely)

Kontributor : MTSN6BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 272

Bagikan