Semangat 45, Liputi Persiapan Akreditasi Perpustakaan MTsN 8 Gunungkidul


Semangat 45, Liputi Persiapan Akreditasi Perpustakaan MTsN 8 Gunungkidul Sebagian kegiatan persiapan akreditasi perpustakaan, buku dibantu para siswa
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-01 21:28:15

Gunungkidul (MTsN 8 Gunungkidul)- Demi menghadapi akreditasi perpustakaan, MTsN 8 Gunungkidul rela berjibaku dengan waktu untuk memenuhi standard minimal sebuah perpustakaan agar layak layanan. Sejak mendapat informasi bahwa visitasi akreditasi akan dilaksanakan bulan September, seluruh stakeholder yang ada di madrasah langsung mengatur barisan dan berbenah. Mereka berusaha melengkapi setiap tagihan yang ada di dalam instrument akreditasi. Tidak hanya isian dalam instrumen, namun juga penempatan dan pengadaan sarana dan prasarana pun dilakukan. Hal ini dimaksudkan agar pada saat visitasi akreditasi semuanya bisa berjalan dengan lancar dan mendapat nilai yang memuaskan.

Dalam kondisi seperti itu, Ngadiyan, Kepala MTsN 8 Gunungkidul, selalu memberi motivasi, instruksi, dan arahan dalam setiap kegiatan  baik kepada bapak ibu guru, karyawan, maupun kepada para siswa. Tidak segan-segan ia turun tangan sendiri memberi contoh kepada para siswa dalam memanfaatkan perpustakaan. “Perpustakaan ini milik kita, mari kita manfaatkan. Banyak sekali ilmu yang bisa kita temukan di situ. Sayang kita punya buku banyak kalau kita sendiri tidak mau membaca.” ujarnya di depan para siswa saat kegiatan Jumat Literasi.

Di tengah kesibukan pembelajaran yang rutin dilakukan, masih ditambah lagi dengan persiapan akreditasi, sehingga suasana madrasah selalu ramai hingga sore hari. Baik bapak ibu guru maupun para siswa, mereka menekuni pekerjaan masing-masing. Ada yang menginput koleksi buku, ada yang membuat madding, merapikan pojok baca kelas, bahkan juga menghias kelas serapi dan seindah mungkin. Seperti tidak ada lelahnya, mereka menghabiskan waktunya di madrasah. Semua dilakukan dengan sendirinya, hingga ketika H-2 penilaian  kondisi perpustakaan dan sekitarnya sudah siap.

Terlebih lagi ruang perpustakaan sebagai pusat pembelajaran  yang akan diakreditasi, tentunya mendapat perlakuan yang lebih. Modifikasi ruangan, tata letak, dan kelengkapannya menjadi sasaran utama yang dinilai selain koleksi dan layanan. Harapannya usaha maksimal yang telah dilakukan ini akan mendapatkan hasil yang tidak mengecewakan. (mmn).

Kontributor : MTSN8GK
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 243

Bagikan