CPNS MAN 3 SLEMAN, Ikuti Pembinaan PIGP


CPNS MAN 3 SLEMAN, Ikuti Pembinaan PIGP
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-01 19:31:10

Sleman (MAN 3 Sleman) – Kementerian Agama DIY tengah berupaya mencetak para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berada dibawah naungannya untuk menjadi tenaga pendidik profesional. Berbagai pelatihan dan pembinaan rutin diberikan kepada para CPNS, salah satunya adalah Program Induksi Guru Pemula (PIGP). Program pembinaan yang direncanakan dalam waktu satu tahun ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) seorang pendidik.

Tahun Ajaran baru 2019/2020, MAN 3 Sleman kedatangan tujuh orang guru CPNS. Lima diantaranya berasal dari sarjana pendidikan dan dua orang dari non pendidikan alias ilmu murni. Guru pemula dari program studi kependidikan telah mengantongi akta mengajar, sementara dari ilmu murni belum memiliki. Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya PIGP. PIGP diharapkan menjadi jembatan untuk menyamaratakan tupoksi para guru pemula baik dari kependidikan maupun non kependidikan sehingga menjadi guru yang berkualitas.

CPNS MAN 3 SLEMAN, Ikuti Pembinaan PIGP

CPNS MAN 3 SLEMAN, Ikuti Pembinaan PIGP

Dua pengawas pendidikan Kemenag Sleman, Harjoko, M.Pd. dan Charisatuniswah, M.Pd. MAN 3 Sleman hadir di perpustakaan Mayoga untuk memberikan pembinaan, Rabu (30/10). Acara tersebut melibatkan kepala madrasah, waka kurikulum, guru pembimbing, dan guru pemula. “Pembinaan seperti ini sangat kita harapkan agar kami lebih paham tentang program PIGP dan guru pembimbing pun semakin jelas dengan tugasnya,” tutur Nur Wahyudin Al Azis,S.Pd. , Kepala MAN 3 Sleman saat membuka acara.

Charisatuniswah dalam presentasinya, secara detail menjelaskan tugas dan beban yang harus dikerjakan oleh guru pemula, demikian juga tugas guru pembimbing. Diskusi semakin hidup dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pengawas. Proses penilaian guru pemula akan dilaksanakan dalam tiga periode yakni periode Agustus, November, dan Maret 2020. Penilaian tersebut meliputi perangkat administrasi pembelajaran, observasi saat KBM, penilaian harian dan penilaian agama Islam.

Dari tujuh guru pemula, hanya tiga orang yang mengikuti pembinaan, hal ini dikarenakan empat orang lainnya tengah mengikuti program Pelatihan Dasar (Latsar) di Semarang. “Program yang sangat bagus, karena kami membutuhkan banyak informasi tentang tupoksi seorang guru yang mana nantinya akan menjadi bekal selama kami menjalankan tugas. Kami semua berharap dapat melaksanakan tugas dengan baik dan lulus dengan nilai memuaskan,” pungkas Fiqo, salah satu guru pemula MAN 3 Sleman. (Est)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 276

Bagikan