Kemrungsung, Pernyataan Salah Satu Tim Berita MAN 3 Sleman dalam Pelatihan Penulisan Berita


Kemrungsung, Pernyataan Salah Satu Tim Berita MAN 3 Sleman dalam Pelatihan Penulisan Berita
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-11-01 16:03:47

Sleman (MAN 3 Sleman)—Berita merupakan laporan suatu kejadian atau peristiwa terbaru dan penting yang sedang atau telah berlalu. Informasi yang tersaji berupa informasi terbaru/terkini. Sehingga kesan segar sangat melekat dalam sebuah tulisan berita.

Bertempat di Ruang Baca Perpustakaan MAYOGA yang terletak di Jalan Magelang KM. 4 Sinduadi Mlati Sleman pada Kamis (31/10), Bramma Aji Putra, S.Kom.I, Pranata Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY berkenan hadir dalam acara Pelatihan Penulisan Berita yang diselenggrakan oleh tim ekstrakurikuler Jurnalistik MAYOGA (JURMA) MAN 3 Sleman.

Kemrungsung, Pernyataan Salah Satu Tim Berita MAN 3 Sleman dalam Pelatihan Penulisan Berita

Kemrungsung, Pernyataan Salah Satu Tim Berita MAN 3 Sleman dalam Pelatihan Penulisan Berita

Di hadapan peserta pelatihan yang terdiri dari para anggota JURMA, Mayoga Books Lover (MBL), dan para guru pegawai yang tergabung dalam Tim Berita MAYOGA, Bram, demikian sapaan untuk Bramma Aji Putra memberikan banyak inspirasi, motivasi, dan tips sukses menulis berita yang baik dan segar. Menurutnya, ada dua hal sebagai persiapan untuk menjadi penulis atau jurnalis, yaitu rakus baca dan rajin menulis.

“Nah, kemudian bagaimana agar tulisan berita kita baik dan segar? Ada lima hal yang harus ada, diluar unsur 5W 1 H. Kelima hal tersebut adalah : 1. Besar kecilnya dampak peristiwa; 2. Menarik tidaknya dari segi ragam cara hidup manusia; 3. Besar kecilnya ketokohan orang yang terlibat peristiwa; 4. Jauh dekatnya lokasi peristiwa dari orang yang mengetahui beritanya; dan 5. Baru tidaknya peristiwa itu terjadi.” terang pria pencetus rumus shahih “Tidak ada resep lebih baik dalam menulis kecuali... menulis sekarang juga” ini.

Di sesi tanya jawab, ada pertanyaan menggelitik sekaligus curhatan dari Rita Susanti, salah satu tim berita MAN 3 Sleman, bahwa semenjak tergabung dalam tim berita MAYOGA, Rita merasa pikirannya selalu “kemrungsung”, hidup tidak tenang, seperti dikejar-kejar waktu, bila beritanya belum bisa tayang. “Bagaimana cara memanage hati dan pikiran agar bisa lebih tenang pak Bram?” tanya Rita.

Dengan santainya Bram menanggapi pertanyaan tersebut, bahwa “Ya memang begitulah seharusnya seorang jurnalis. Hidup menjadi tidak tenang, selalu kemrungsung, dan tidak nyaman sebelum berita selesai dirilis. Tapi yakinlah bahwa hal tersebut bukanlah sebuah pengorbanan, namun sebuah kehormatan bagi Bapak Ibu yang tergabung dalam tim berita MAYOGA. Pasti ada hikmah di balik semuanya. Kadang kala apa yang dikatakan musibah itu tidak perlu musibah, akan selalu ada hikmah disana,” jawab Bram.

Teruslah menulis, karena bagi saya menulis adalah sebuah jalan keluar yang baik untuk terus menggali potensi dan identitas diri kita juga sebagai jalan untuk belajar terus menerus,” imbuh Bram sebelum mengakhiri materinya. (Rta)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 329

Bagikan