Kemenag Terus Tingkatkan Pelayanan Haji Dalam Negeri


Kemenag Terus Tingkatkan Pelayanan Haji Dalam Negeri Dirjen PHU Nizar. (Foto: Winda).
Kategori : INFORMASI
Tanggal : 2019-11-01 10:06:08

Kamis, 31 Oktober 2019 20:40 WIB

Serang (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah terus meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji didalam negeri. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat di dalam negeri antara lain dengan membangun Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu, serta revitalisasi dan pengembangan asrama haji.

"Kita harus terus berinovasi, jangan berjalan ditempat. Meskinya jika selesai nilai kebermanfaatannya dapat dirasakan masyarakat," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar pada acara Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Proyek Yang Dibiayai SBSN Tahun Anggaran 2020 yang diselenggarakan di Serang, Kamis (31/10).

Pembangun Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu menjadi kesempatan bagi Kemenag Kabupaten/ Kota untuk mendapatkan tempat yang presentatif dalam memberikan pelayanan haji dan umrah. Ini juga bisa dikembangkan menjadi pelayanan satu atap atas penyelenggaraan ibadah haji reguler, haji khusus, maupun umrah, terkait proses atau informasi pendaftaran, pembatalan, pelunasan BPIH, konsultasi, bimbingan manasik dan pelayanan informasi. 

Di samping itu, tempat ini juga bisa digunakan untuk memenuhi hak-hak pelayanan, pembinaan, dan perlindungan kepada jemaah haji dan umrah oleh Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama dan pihak-pihak terkait. "Dengan demikian pelayanan kepada jamaah haji dan umrah akan memangkas birokrasi yang berbelit," tambah Nizar.

Dengan semakin bagusnya asrama haji, baik embarkasi, transit, maupun antara, itu akan memberikan kenyaman dan selanjutnya meningkatkan indeks kepuasaan haji dalam negeri. 

"Saya memimpikan kita punya miniatur Masjidil Haram beserta bukit Safa Marwa dan home teater sebagai tempat pembelajaran manasik haji di asrama haji," ujar Nizar. 

Sementara itu, Kabag Perencanaan dan Humas Slamet mengatakan setiap satker yang mendapatkan SBSN diupayakan untuk menyelesaikan konsultan perencana pada tahun 2019 agar problem waktu dapat terselesaikan.

"Kami harap Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu lain juga menyusul dalam menyelesaikan pembangunannya tepat waktu," ucap Slamet.

"Di samping itu, untuk mengantisipasi lebih dini, penerima SBSN tahun 2020 agar punya gambaran dalam pelaksanaan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu 2020," tandasnya. 

Kontributor : MAGANG
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 91

Bagikan