Menag Ajak Umat Buddha Jaga Persatuan dan Kerukunan


Menag Ajak Umat Buddha Jaga Persatuan dan Kerukunan Menag merima perwakilan majelis agama Buddha (Foto: Rikie)
Kategori : INFORMASI
Tanggal : 2019-10-31 15:25:59

Kamis, 31 Oktober 2019 13:14 WIB

Jakarta (Kemenag)--Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi mengajak umat Buddha Indonesia untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan.

Hal ini disampaikan Menag saat menerima perwakilan majelis-majelis Buddha Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) beserta para bhikkhu dan Bhante di ruang kerja Menag, Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Kamis (31/10).

"Saya berharap umat Buddha Indonesia tidak terpecah belah dalam menjalani kehidupan keagamaannya. Mari kita senantiasa menjaga semangat persatuan dan kerukunan," ujar Menag. 

Fachrul Razi menyatakan tugasnya sebagai Menteri Agama Republik Indonesia tidak saja menaungi Agama Islam, tapi juga berbagai agama lainnya. Selain Islam, banyak masyarakat Indonesia memeluk Agama Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Khonghucu. 

"Tugas kami membuat kehidupan beragama baik dan saling menghormati satu sama lain," kata Menag.

Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Bimas Buddha Caliadi, Ketua Umum Permabudhi Arief Harsono serta perwakilan majelis yang tergabung dalam Permabudhi.

Mejelis yang tergubung dalam Permabudhi itu di antaranya, Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi), Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Majelis Nichiren Shosu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI), Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosu Indonesia (PBDNSI), Yayasan Buddha Tzu Indonesia, Majelis Mahayana Indonesia (MAHASI), Majelis Tridharma, dan Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia.

Menag juga menyatakan siap untuk menghadiri sejumlah kegiatan yang akan di gelar Permabudhi seperti Rakernas dan perayaan keagamaan Waisak. "Bila agendanya tidak bersamaan dengan rapat dengan presiden saya usahakan hadir," tutur Menag.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Permabudhi Arief Harsono memaparkan program kerja yang sudah dilakukan dengan mengandeng Ditjen Bimas Buddha Kemenag.

"Populasi umat Buddha Indonesia ada sekitar 9 juta dengan 5 ribu jumlah vihara yang tersebar di berbagai daerah. Kita sudah membentuk perwakilan atau pengurus daerah Permabudhi hampir di semua provinsi di Indonesia," kata Arief Harsono.

"Tujuan Permabudhi yang dibentuk pada tahun 2018 ini, tentunya untuk mempersatukan dan semakin mempererat kerukunan umat Buddha di seluruh Indonesia," tutup Arief.

Kontributor : MAGANG
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 247

Bagikan