Santri Millenial MTsN 6 Sleman


Santri Millenial MTsN 6 Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-10-30 19:17:33

Sleman (MTsN 6 Sleman) – Pemandangan berbeda terjadi di MTsN 6 Sleman pagi itu. Selasa (22/10) karena seluruh keluarga MTsN 6 Sleman hadir dengan pakaian yang berbeda dengan seragam yang dikenakan sehari-hari. Para siswa dan guru putra mengenakan sarung dan baju koko putih dan berkopyah, sedang para siswi dan guru putri mengenakan baju gamis putih dan berjilbab putih.  Hari itu keluarga besar MTsN 6 Sleman sedang memperingati hari Santri Nasional yang dikemas dengan slogan ‘Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia’. Kepala Madrasah Drs. H.Abdul Hadi, S.Pd., M.Pd.I, berharap dengan diadakannya acara khusus seperti ini,  para siswa dapat memahami kehidupan para santri dan seluk beluk pondok pesantren walaupun tidak tinggal di pondok pesantren.

Beberapa hari sebelumnya, panitia hari Santri Nasional di bawah pimpinan Waka Humas Sutarjo, M. Pd. I telah menyusun agenda kegiatan. Agenda dimulai dengan melaksanakan  upacara Hari Santri, dilanjutkan dengan Kirab Santri, Mujahadah dan Sholawatan dan Kembul Santri. Pukul 07.00 WIB setelah sholat Duha, para siswa dan guru sudah berjajar rapi di lapangan madrasah. Hadir pula sebagai peserta upacara adalah keluarga besar MIN 1 Yogyakarta beserta para guru pendamping yang nantinya bersama-sama keluarga MTsN 6 Sleman melakukan Kirab Santri mengelilingi lingkungan madrasah. 

Setelah upacara selesai, dipandu oleh Waka Humas Sutarjo, seluruh peserta upacara diajak untuk melaksanakan Kirab Santri. Tujuannya adalah untuk syiar pada masyarakat bahwa siswa madrasah juga merupakan para santri yang mempelajari adab akhlakul karimah walaupun tidak tinggal di pondok pesantren. Berjalan rapi bersama-sama dengan pakaian putih dan bersarung menjadikan Kirab Santri ini unik dan spesial. Apalagi para siswa mengenakan sepatu jenis ‘sneakers’ khas anak muda. Seorang warga yang kebetulan berpapasan berseloroh sambil tersenyum  menyebut kirap santri ini sebagai Kirap Santri Milenial.

Dari Kirab Santri, acara dilanjutkan dengan Mujahadah dan Sholawatan. Bertempat di Masjid Darul Adzkiya, para siswa diajak bersholawat bersama grup Hadroh Al Asik. “Kami mencoba mengenalkan musik hadroh agar-para siswa tahu bahwa musik Islami itu tidak kalah dengan musik kontemporer saat ini,” kata Sutarjo di sela-sela acara. Acara ini berlangsung hingga waktu salat Dhuhur tiba.

Acara terakhir sebagai rangkaian acara Hari Santri Nasional di MTsN 6 Sleman adalah Kembul Santri. Kembul Santri adalah makan bersama a la santri yang dilakukan per kelas di kelas masing-masing. Acara ini dikemas dengan melibatkan orang tua untuk menyediakan makan siang buat putra-putrinya. Ada orang tua yang menyediakan makanan dalam bentuk tumpeng yang kemudian dimakan bersama siswa satu kelas a la santri. Ada pula makan siang disediakan dalam bentuk nasi kotak.

Madrasah sangat berterima kasih pada seluruh wali siswa yang ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Gebyar Hari Santri ini. Intinya, keluarga MTsN 6 Sleman, terutama para siswa ‘santri milenial MTsN 6 Sleman’ diajak untuk menjadi santri sehari dengan melakukan kegiatan yang biasa dilakukan para santri di pondok pesantren. (luf)

Kontributor : MTSN6SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 374

Bagikan