Peringati Hari Santri, Wabup Sutedja Ingatkan Janji Santri


Peringati Hari Santri, Wabup Sutedja Ingatkan Janji Santri Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedja saat menjadi Pembina Upacara Hari Santri di Alun-alun Wates, Selasa (22/10) pagi.
Kategori : KABUPATEN/KOTA
Tanggal : 2019-10-22 12:14:59

Kulon Progo (Kankemenag) – Hari Santri untuk memperingati Resolusi Jihad mengingatkan peran ulama dan santri dalam perjuang mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan memperingati tersebut, mengingatkan pada janji santri. Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedja menyampaikan hal itu dalam amanatnya saat bertindak sebagai Pembina Upacara pada peringatan Hari Santri di Alun-alun Wates, Selasa (22/10) pagi.

“Peringatan ini mengingatkan kita pada janji santri. Kesatu, Berpegang teguh pada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam. Kedua, Bertanah air satu, tanah air Indonesia. Ber-ideologi negara satu, ideologi Pancasila. Berkonstitusi satu, UUD tahun 1945. Berkebudayaan satu, kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika,” ungkap Wabup.

Peringati Hari Santri, Wabup Sutedja Ingatkan Janji Santri

Peringati Hari Santri, Wabup Sutedja Ingatkan Janji Santri

Peringati Hari Santri, Wabup Sutedja Ingatkan Janji Santri

“Ketiga, Selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raganya untuk membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional, dan mewujudkan perdamaian abadi. Keempat, ikut berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin untuk rakyat Indonesia. Kelima, Pantang menyerah dan putus asa, serta akan berdiri di depan melawan semua pihak yang ideologinya bertentangan dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan RI dan Pancasila,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sutedja berharap agar dengan Hari Santri tersebut dapat memperkuat semangat kebangsaan, mempertebal rasa cinta tanah air, memperkokoh integrasi bangsa, dan mempererat tali kebersamaan. “Santri harus aktif dan kreatif dalam berkarya untuk bangsa dan negara. Sehingga santri dapat mandiri, ulet, disiplin, tanggungjawab, beretika, berbudaya, dan berkarakter,” asa Sutedja.

“Hari Santri agar dijadikan momentum untuk bangkit dari kemiskinan dan keterpurukan dalam segala bidang, dan menyongsong masa depan dengan penuh optimisme,” pungkasnya.

Upacara Hari Santri tersebut di hadiri Wabup Sutedja, Forkopimda, Kepala Kankemenag beserta semua PNS, Mahasiswa PLP UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan ribuan santri Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, TPA serta siswa madrasah. Usai upacara juga diserahkan berbagai hadiah kejuaraan dalam rangka Hari Santri. (abi)

Kontributor : KEMENAGKP
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 563

Bagikan