Lagi ,Salah Satu Guru MAN 3 Sleman, Jazamah Fitriyani Memperoleh Kejuaraan


Lagi ,Salah Satu Guru MAN 3 Sleman, Jazamah Fitriyani Memperoleh Kejuaraan
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-10-22 12:07:24

Sleman ( MAN 3 Sleman )- Sebuah peristiwa yang menggembirakan dan bersejarah terukir bagi Jazamah Fitriyani. Akrab disapa Fitri,  ia adalah sosok guru bahasa Inggris MAN 3 Sleman Yogyakarta yang berhasil menerima hadiah dan penghargaan sebagai juara ke 2  tingkat provinsi dalam kompetisi Anugerah Guru Berpestasi tahun 2019 yang terbalut  dalam rangkaian apel pagi di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Jalan Sukonandi, Senin (21/10).

Pada acara sambutan, Kepala Kanwil DIY, Drs. Edhi Gunawan, M.Pd. memberitahukan  bahwa peserta kompetisi ini seharusnya sejumlah 55 orang, baik dari unsur guru MI-MA,kepala MI-MA, pengawas MI-MA, laboran MI-MA, maupun pustakawan MI-MA. Namun kali ini hanya tercatat 38 peserta, artinya kondisi ini menurun dari tahun lalu. Tahun depan diharapkan meningkat lagi, demikian himbauan Edhi.

Memang ada kesan bahwa ikut kompetisi Anugerah Guru, Pengawas, dan Kepala Madrasah Berprestasi ini kurang laku sehingga banyak yang tidak ikut. Banyak yang tidak ikut karena memang syarat untuk mengikuti kompetisi ini adalah sama dengan jika kita ingin pemberkasan untuk naik pangkat. Jika kita sudah  mempunyai persyaratan tersebut saya sarankan untuk ikut. Saya sarankan agar ikut kegiatan kompetisi apapun, tujuannya adalah untuk mendapatkan pengalaman bukan untuk mendapatan juara. "Menjadi juara adalah bonus sehingga ikut kompetisi tanpa beban. Dan selain mendapatkan pengalaman, yang pasti mendapat sertifikat dari sebuah kompetisi bisa menambah nilai untuk naik pangkat atau DUPAK  (Daftar Usulan Penilaian Angka Kredit)," ungkap Fitri penuh antusias .

No Pain- No Gain, No Mill- No Meal , No Sweat- No Sweet adalah peribahasa favorit Fitri. Sebuah peribahasa yang selalu diucapkan sebagai support kepada para siswa sebelum memulai pelajaran karena memang dorongan dan motivasi harus selalu ditumbuhsuburkan. Target harus direncanakan kemudian dilaksanakan dan diperjuangkan. Kemudian hasil akan dinikmati kemudian. Itulah makna peribahasa tersebut. Fiitri yang saat ini berusia 50 tahun bersyukur sudah menikmati salah satu hasilnya yaitu sudah  sejak tahun 2015, menikmati pangkat IV/b, sebuah pangkat yang masih langka untuk  guru MA di DIY saat ini. Dan  Fitri saat ini sedang melakukan persiapan untuk mengusulkan  naik pangkat selanjutnya.

Kepala MAN 3 Sleman, Nur Wahyudin Al Azis , S.Pd. mengucapkan terima kasih kepada 3 guru  yang mendapatkan predikat juara tingkat provinsi DIY. Mereka adalah Suwandi  ,M.Pd dan Mucharom, M.SI yang pada tanggal 29 September dinobatkan sebagai juara 1 dan 2 tingkat provinsi DIY pada kompetisi penulisan artikel dan pembuatan program inovasi Kementerian Agama 2019. Dan yang berikutnya adalah Jazamah Fitriyani sebagai juara 2 tingkat provinsi dalam kompetisi Anugerah Guru Berprestasi 2019.

MAN 3 Sleman  atau MAYOGA  mempunyai semboyan Madrasah Para Juara . Ikon tersebut digunakan karena memang telah terbukti para siswa, guru, dan pegawainya yang menjadi juara baik juara tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional. Tahun sebelumnya Thoha , M.Pd mendapatkan juara 1 Guru Berpresatasi Tingkat Nasional, kemudian disusul oleh pustakawan Rita Susanti, A.Md , dan Nuzul Hidayah Yuningsuh, SIP, keduanya masing-masing mendapatkan juara 1 tingkat nasional pada tahun 2017 dan 2018.( fit /Tri )

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 413

Bagikan